logo batamtoday
Kamis, 30 Mei 2024
JNE EXPRESS


Kasus Laka Kerja Proyek Revitalisasi Masjid Agung Batam Center, Kapolsek Betty: Masih Tahap Penyelidikan
Senin, 24-07-2023 | 10:21 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Kecelakaan kerja buruh bangunan proyek revitalisasi Masjid Agung Batam Center. (Dok/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kasus kecelakaan kerja (laka kerja) yang menimpa Yakub Mikelsa Siregar, seorang pekerja proyek revitalisasi Masjid Agung Batam Center yang terjatuh dari ketinggian diperkirakan mencapai 5 meter, Rabu (5/7/2023) lalu, masih dalam penyelidikan Polsek Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia mengatakan, hingga saat ini perkara tersebut masih tahap penyelidikan, sementara korban masih dalam tahap pengobatan.

"Korban masih dalam pengobatan, dan biaya pengobatan sampai sembuh atau pulih ditanggung oleh PT Adhikarya," kata AKP Betty, melalui sambungan telepon, Senin (24/7/2023).

Dijelaskan Betty, dalam peroses pengobatan hingga sembuh, korban masih dalam pertanggungan PT Adhikarya. Gaji korban tetap berjalan normal. "Setelah sembuh, PT Adhikarya akan memberikan sagu hati kepada korban. Itu info dari pihak perusahaan," ungkap AKP Betty.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono membenarkan adanya kejadian laka kerja di Proyek Revitalisasi Masjid Agung Batam pada Rabu (5/7/2023). Informasi adanya laka kerja tersebut diterima sekira pukul 14.00 WIB.

Korban inisial YM, sebelumnya diberitakan (IM), itu terpaksa dilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RS Awal Bross Batam untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Saat ini kondisi korban masih bernyawa dan dirawat secara intensif di IGD karena kepalanya terbentur dan lehernya masih menggunakan gift," jelas Kompol Budi Hartono, Rabu (5/7/2023) lalu.

Dia juga mengaku, pihaknya sudah melakukan identifikasi untuk membantu Polsek Batam Kota melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan sementara, keterangan saksi, korban melakukan aktivitas membobok bangunan lama.

Saat itu, pijakan korban dalam melakukan pekerjaan tersebut rapuh, sehingga terjatuh. Diketahui korban tidak menggunakan pengaman (safety).

"Jatuh dari lantai atap atau bubung masjid. Tingginya sekitar satu lantai setengah, kurang lebih sekitar 5 meter," pungkas Kompol Budi Hartono.

Editor: Gokli

Bawaslu Bintan

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2024 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit