BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Pulau Blading di Desa Penuba, tempat pertama kali bendera Merah Putih dikibarkan di selatan Provinsi Kepulauan Riau, kini menjadi objek wisata yang menarik bagi para fotografer untuk mendokumentasikan lansdcape gambar pemandangan alam.
Keindahan Pulau Blading, yang terletak di Selat Laboh, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, tidak banyak diketahui masyarakat. Namun, bagi pegiat fotografi asal Lingga dan Kepri khususnya tidak akan berpikir untuk mengeluarkan biaya untuk berkunjung ke pulau ini
Meskipun tidak dilengkapi dengan infarstrusktur wisata yang selayaknya, namun memotret keindahan alam di pulau kecil ini akan memberikan kepuasan tersendiri.
Baru-baru ini, Komunitas Pencinta Alam Lingga (Kepal) bersama beberapa kelompok fotografi yang berasal dari Lingga dan Batam mengunjungi pulau yang berukuran kurang lebih 1.000 meter persegi dengan pantai dikelilingi putih itu.
"Banyak kita mengelilingi tempat wisata di sini, baik gunung maupun tempat-tempat sejarah. Pulau ini sangat luar biasa, bahkan fotografer profesional pun pasti akan sangat terkesan dengan pemandangan di sini," kata Cipto, salah satu anggota Kapal, kepada BATAMTODAY.COM, Sabtu (12/09/15).
Untuk sampai ke pulau ini, Anda bisa menggunakan speed boat atau pompong yang memakan waktu kurang dari satu jam atau sekitar 45 menit dari Daik, ibu kota Kabupaten Lingga. Namun, bagi wisatawan yang ingin atau berminat untuk mengunjungi pulau ini, komunitas ini memiliki beberapa personel yang siap memandu kunjungan Anda menikmati keindahan alam Pulau Badling.
"Kami sudah berkunjung dan memetakan beberapa lokasi wisata di Daik Lingga ini, dan kalau ada yang ingin berkunjung ke sini, kami siap untuk menjadi pemandu karena rekan-rekan di komunitas ini sangat paham dengan medan di beberapa tempat wisata di Lingga ini," ungkapnya.
Said Hendry, salah satu tokoh pemuda Lingga, mengatakan, dari kurang lebih 630 pulau-pulau kecil yang ada di Kabupaten Lingga, masih banyak yang belum berpenghuni dan memiliki keindahan wisata yang sangat luar biasa. Hal ini bisa menjadi modal utama bagi pembangunan di sektor wisata untuk dijadikan sumber PAD yang besar bagi Kabupaten Lingga.
"Konsep pembangunan yang kita impikan di Bunda Tanah Melayu ini adalah pembangunan yang membudaya dengan memanfaatkan berbagai potensi wisata sebagai sumber kesejahteraan bagi masyarakat. Ekonomi kerakyatan akan tumbuh jika daerah ini banyak dikunjungi wisatawan," ungkapnya.
Komunitas anak-anak muda Lingga seharunya membuka mata bagi para calon kepala daerah di momen Pilkada ini, agar keindahan alam Lingga, seperti pesona Pulau Bandlinh dapat dikelola dengan konsep pembangunan wisata bahari. Sehingga saat terpilih nanti, Kabupaten dapat dijadikan sebagai Gerbang Selatan Wisata Bahari Provinsi Kepulauan Riau.
"Semoga dengan publikasi ini, dapat dijadikan inspirasi bagi para kepala daeah di Kepri atau Lingga ini, untuk menjadikan Lingga sebagai 'Gerbang Wisata Bahari di Provinsi Kepri," ungkapnya.
Editor: Dodo
