logo batamtoday
Selasa, 12 Mei 2026
PKP BATAM


Petugas PPIH Sektor Bir Ali Perkuat Koordinasi Layanan Jemaah
Selasa, 12-05-2026 | 10:48 WIB | Penulis: Saibansah
 
Para jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke bus mereka setelah menunaikan sholat sunah umroh di Masjid Bir Ali (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah melalui Bir Ali memasuki periode terpadat. Dalam dua hari mendatang, sedikitnya 23 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan diberangkatkan setiap hari menuju Makkah.

Kepala Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, mengatakan peningkatan arus jemaah membuat koordinasi antarpetugas terus ditingkatkan. Upaya itu dilakukan untuk memastikan mobilitas jemaah tetap lancar tanpa terlalu menguras kondisi fisik mereka.

"Tantangan utama setiap hari berkaitan dengan pengaturan pintu masuk dan keluar yang dibuka maupun ditutup," ujar Divia saat ditemui di Bir Ali, Senin (11/5/2026).

Menurut dia, petugas intens berkoordinasi dengan otoritas setempat agar jemaah Indonesia memperoleh akses tercepat menuju area masjid, sehingga jarak tempuh dari lokasi parkir bus dapat dipersingkat.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar jemaah tidak perlu berjalan terlalu jauh dari bus menuju masjid dan waktu tempuh bisa lebih efisien.

Untuk mendukung kelancaran operasional, delapan titik pemeriksaan di kawasan Bir Ali terhubung melalui sistem komunikasi handy talky (HT) yang digunakan petugas selama proses pemberangkatan berlangsung.

Divia menuturkan, koordinasi itu diperlukan guna memastikan data pergerakan bus dan jumlah jemaah tetap sinkron antara Madinah, Bir Ali, hingga Makkah.

Selain pengaturan arus keberangkatan, kondisi kesehatan jemaah juga menjadi perhatian utama, terutama bagi lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.

Menurut Divia, fasilitas klinik kesehatan milik Arab Saudi tersedia di kawasan Bir Ali. Namun, penanganan awal terhadap jemaah yang mengalami gangguan kesehatan tetap dilakukan oleh petugas kesehatan kloter Indonesia.

"Jika ada jemaah yang sakit, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji daerah," katanya.

Apabila kondisi jemaah dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas akan segera berkoordinasi dengan klinik setempat.

Divia juga mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri turun di Bir Ali, apabila kondisi fisik tidak memungkinkan. Ia menegaskan, kewajiban utama di lokasi miqat tersebut adalah berniat ihram, bukan melaksanakan shalat.

Karena itu, petugas terus mengimbau jemaah lanjut usia maupun yang memiliki kondisi kesehatan tertentu untuk tetap berada di dalam bus demi menjaga keselamatan.

Hingga saat ini, lebih dari 60.000 jemaah telah diberangkatkan melalui Bir Ali menuju Makkah. Setiap hari, sekitar 150 bus mengangkut jemaah dari Madinah menuju kota tujuan ibadah haji tersebut.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit