BATAMTODAY.COM, Jakarta - Budaya Nusantara menjadi sorotan dalam ajang Asia Pacific New Year Celebration yang digelar di Tacoma Dome, Tacoma, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, Sabtu (28/2/2026). Sekitar 15.000 pengunjung memadati arena tersebut, menjadikan perhelatan ini sebagai sarana strategis promosi budaya Indonesia di kancah internasional.
Perayaan Tahun Baru Asia-Pasifik ini merupakan program unggulan Asia Pacific Cultural Center yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-28. Agenda tahunan tersebut mempertemukan berbagai komunitas Asia-Pasifik dalam semangat persahabatan, persatuan, dan saling pengertian lintas budaya.
Partisipasi Indonesia terwujud melalui kolaborasi KJRI San Francisco, Indonesian Cultural Association Tacoma, dan Seattle-Surabaya Sister City Association.
Konsul Jenderal RI San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, menekankan pentingnya diplomasi budaya dalam mempererat hubungan antarbangsa dan antarkomunitas. "Budaya bukan hanya sesuatu yang kita rawat di museum, tetapi juga untuk kita bagi melalui musik, gerak, cita rasa, cerita, dan perjumpaan langsung sebagai tetangga, sebagai teman, dan sebagai komunitas. Di dunia yang terasa semakin terbelah, acara seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman, menumbuhkan kepercayaan, dan mengingatkan kita bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dikelola, melainkan kekuatan yang harus dirayakan," ujarnya dalam sambutan.
Indonesia menghadirkan dua gerai tematik, yakni kuliner dan pariwisata. Pada gerai kuliner, pengunjung disuguhi wedang bajigur khas Jawa Barat yang disajikan hangat. Minuman tradisional berbahan santan kelapa, gula merah, dan daun pandan tersebut dihadirkan melalui kerja sama KJRI San Francisco dengan W’Dank dan Seattle-Surabaya Sister City Association, serta menjadi daya tarik tersendiri di tengah suhu dingin Tacoma.
Di panggung budaya, Indonesian Cultural Association Tacoma menampilkan tarian tradisional dengan balutan busana adat berwarna-warni. Pertunjukan tersebut menghadirkan Tari Indang dan Baralek Gadang dari Sumatera Barat serta Bajidor Kahot dari Jawa Barat, yang mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.
Sementara itu, pada gerai pariwisata, KJRI San Francisco menggandeng Singapore Airlines dan Majestic Vacations untuk mempromosikan lima destinasi prioritas Indonesia, yakni Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
Antusiasme pengunjung meningkat dengan adanya undian berhadiah dua tiket penerbangan pulang-pergi kelas ekonomi rute Seattle–Indonesia dari Singapore Airlines serta paket wisata darat dari Majestic Vacations. Dari ratusan peserta survei, seorang ibu muda mantan ekspatriat yang fasih berbahasa Indonesia terpilih sebagai pemenang.
Pada penghujung acara, Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah berikutnya untuk Asia Pacific New Year Celebration ke-29 pada 2027, menggantikan Kamboja sebagai tuan rumah 2026. Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran diaspora serta diplomasi budaya Indonesia di kawasan Pacific Northwest.
KJRI San Francisco berharap partisipasi aktif Indonesia dalam ajang ini dapat memperluas pemahaman masyarakat Amerika Serikat dan komunitas Asia-Pasifik terhadap kekayaan budaya Nusantara, sekaligus mendorong minat wisatawan untuk menjelajahi destinasi unggulan Indonesia.
Editor: Gokli
