logo batamtoday
Jum'at, 30 Januari 2026
PKP BATAM


Kemenkes Pastikan Influenza A(H3N2) Subclade K Terkendali, Tren Kasus Nasional Menurun
Selasa, 20-01-2026 | 15:08 WIB | Penulis: Redaksi
 
Influenza A(H3N2) subclade K. (Kemenkes)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan situasi penyebaran influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Meski varian tersebut telah terdeteksi di 13 provinsi, tren kasus influenza secara nasional menunjukkan penurunan memasuki awal tahun 2026.

Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr Prima Yosephine, menegaskan bahwa virus influenza A(H3N2) bukanlah virus baru dan merupakan bagian dari influenza musiman yang rutin beredar setiap tahun.

"Influenza H3N2 merupakan bagian dari influenza musiman. Pada pertengahan Januari 2025, subclade K telah dilaporkan di sekitar 80 negara, termasuk Indonesia dengan kasus pertama terdeteksi pada minggu ke-36. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, tren kasus influenza di Indonesia justru menurun sehingga masyarakat tidak perlu panik," ujar dr Prima, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data Kemenkes, sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 tercatat sebanyak 74 kasus influenza A(H3N2) subclade K dari total 204 spesimen influenza A(H3N2) yang diperiksa. Temuan terbanyak dilaporkan berasal dari Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Kemenkes mencatat puncak kasus terjadi pada minggu ke-40 tahun 2025 dan mulai menunjukkan penurunan sejak minggu ke-44. Bahkan, tidak ditemukan penambahan kasus influenza A(H3N2) subclade K sejak minggu ke-52 tahun 2025.

dr Prima menjelaskan bahwa mayoritas pasien influenza mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat pulih tanpa perawatan khusus. Sementara itu, kasus berat umumnya terjadi pada kelompok berisiko tinggi, seperti lanjut usia dan individu dengan penyakit penyerta.

"Laporan kematian pada pasien influenza umumnya berkaitan dengan kondisi komorbid yang memperberat penyakit dasarnya. Influenza tidak selalu menjadi penyebab utama kematian, tetapi dapat menjadi pencetus yang memperburuk kondisi kesehatan yang sudah tidak stabil, terutama pada pasien lansia dengan penyakit penyerta," jelasnya.

Untuk memastikan situasi tetap terkendali, Kemenkes terus melakukan surveilans influenza secara berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit, serta pintu masuk negara. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan laboratorium dan analisis genom virus guna mendeteksi kemungkinan perubahan signifikan pada karakter virus.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit --terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid-- serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berat. Vaksinasi influenza tahunan, khususnya bagi kelompok berisiko, juga dianjurkan sebagai langkah pencegahan.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit