BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah kembali melaksanakan Subuh Keliling (Suling) di Masjid As-Shafa Marwa, Jalan Yos Sudarso, Gang Sagu, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Lis menegaskan, Suling bukan kegiatan seremonial, melainkan ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung persoalan warga sekaligus membangun jembatan komunikasi yang kuat antara Pemko dan masyarakat.
"Kita tidak hanya berkeliling. Dari sini kita bisa mendengar dan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat, meski belum semuanya bisa diselesaikan sekaligus," ujarnya.
Menurutnya, masjid memiliki peran penting sebagai tempat warga menyampaikan berbagai kebutuhan dan keluhan. Tidak hanya yang berkaitan dengan kegiatan masjid, tetapi juga persoalan sosial seperti kesehatan, bantuan sosial, hingga pekerjaan.
"Setiap hari saya menerima laporan dari warga, lengkap dengan foto-foto. Dari situ kita bisa bergerak cepat," kata Lis.
Ia mencontohkan temuan pada Suling sebelumnya di Kampung Kolam. Ada seorang warga yang diamputasi dan bertahun-tahun tidak mendapatkan solusi. Setelah dikunjungi lewat kegiatan Suling, pemerintah langsung melakukan pengukuran alat bantu dan persoalan tersebut dapat dituntaskan.
"Kadang masalah itu sudah lama, tapi tidak sampai ke kami. Begitu disampaikan langsung, bisa segera ditangani," jelasnya.
Lis menambahkan pemerintah tidak mungkin sempurna. "Apapun yang kami lakukan pasti ada kurangnya, dan persoalan sosial itu selalu ada," ujarnya.
Karena itu, lanjutnya, kegiatan Subuh Keliling ke masjid dan surau menjadi momen bagi pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. "Di sinilah kami meluangkan waktu, sekaligus memperkenalkan jajaran perangkat daerah supaya masyarakat tahu siapa yang bisa mereka hubungi saat ada persoalan," ungkapnya.
Kegiatan Suling diisi dengan kultum serta penyerahan paket sembako dari Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk jamaah masjid. Hadir dalam kegiatan itu Sekda Zulhidayat, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah.
Editor: Yudha
