logo batamtoday
Minggu, 31 Mei 2026
PKP BATAM


IPERINDO Kepri Beri Dukungan Moral
Laka Kerja di PT ASL Tewaskan 11 Pekerja, Manajemen Sampaikan Belasungkawa dan Permohonan Maaf
Jumat, 17-10-2025 | 17:08 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
General Manager PT ASL, Audri menyampaikan bela sungkawa dan Permohonan maaf kepada keluarga korban kebakaran kapal MT Federal II. (Aldy/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Rasa duka mendalam masih menyelimuti kawasan Tanjung Uncang usai peristiwa ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard Indonesia, yang menelan banyak korban jiwa. Hingga Kamis (16/10/2025), jumlah korban tercatat sebanyak 31 orang, dengan 11 di antaranya meninggal dunia.

Salah satu korban luka bakar berat, Roni Andreas Harefa (36), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada sore harinya.

Kepala Polsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, membenarkan bahwa jumlah korban bertambah dari data sebelumnya. "Total korban menjadi 31 orang setelah dilakukan pemeriksaan ulang oleh tim kepolisian," ujarnya.

Di tengah suasana duka, PT ASL Shipyard Indonesia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. General Manager PT ASL, Audri, mengatakan pihaknya turut berduka dan memohon maaf atas kejadian tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas musibah ini. Saat ini kami fokus pada penanganan korban dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian," ujarnya saat ditemui di kawasan Nagoya Batam, Jumat (17/10/2025).

Audri menjelaskan, perusahaan telah menjalankan prosedur keselamatan kerja (SOP) sebagaimana mestinya dan kini memprioritaskan penanganan terhadap korban dan keluarga.

"Selain bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan juga memiliki tanggung jawab tambahan yang akan kami berikan kepada keluarga korban. Kami memastikan seluruh kebutuhan mereka terpenuhi," tambahnya.

Ia menegaskan, tim HRD perusahaan telah siaga di setiap rumah sakit untuk membantu keluarga korban serta memastikan pelayanan terbaik bagi mereka yang masih menjalani perawatan. "Pemulangan jenazah juga telah kami lakukan dengan penuh hormat," ujarnya.

Dukungan moral juga datang dari Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO). Sekretaris IPERINDO Kepri, Mariati Bangun, menyampaikan empati yang mendalam serta komitmen untuk terus mendampingi pihak perusahaan dan keluarga korban.

"Kami memberikan dukungan moral, termasuk kepada keluarga korban, dan akan terus memantau perkembangan situasi ini," kata Mariati.

Editor: Yudha

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit