logo batamtoday
Senin, 11 Mei 2026
PKP BATAM


Percepat Pembangunan Infrastruktur, Pemprov Kepri Berencana Ajukan Pinjaman ke BRK Syariah
Jum\'at, 22-08-2025 | 13:48 WIB | Penulis: Aldy
 
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara. (Foto: Aldy)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berencana mengajukan pinjaman ke Bank Riau Kepri (BRK) Syariah guna mempercepat pembangunan sejumlah infrastruktur vital, mulai dari rumah sakit baru hingga penyelesaian proyek flyover Batu 8 di Tanjungpinang.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, menegaskan rencana pinjaman ini tidak semata soal nominal, melainkan soal kemampuan daerah mengembalikan serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

"Yang kita pikirkan utamanya adalah bagaimana mengembalikannya, bukan bagaimana meminjamnya. Nilainya akan disesuaikan dengan kebutuhan strategis yang harus segera dibangun. Proses saat ini kita lagi menghitung berapa kebutuhan kita," kata Adi seusai menghadiri pembukaan GMP 2025 BI Kepri, Kamis (21/8/2025) malam.

Adi menjelaskan, pinjaman tersebut difokuskan untuk membiayai proyek prioritas, di antaranya pembangunan rumah sakit, penyelesaian flyover Batu 8, dan perbaikan pelantar yang rusak. "Rumah sakit ini sangat mendesak, begitu juga flyover Batu 8 di Tanjungpinang. Di sisi lain, ada pelantar yang patah dan harus segera dibenahi karena menyangkut akses masyarakat," jelasnya.

Terkait besaran pinjaman, Adi menuturkan masih dalam tahap perhitungan. "Nanti dihitung lebih detail. Yang pasti, pinjaman ini khusus untuk infrastruktur," tambahnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Adi, pembangunan infrastruktur bukan hanya untuk mempercantik daerah, tetapi juga menopang pertumbuhan ekonomi Kepri. Keberadaan rumah sakit baru akan meningkatkan layanan kesehatan, sedangkan flyover Batu 8 diyakini dapat mengurai kemacetan di ibu kota provinsi.

"Dengan infrastruktur yang memadai, pelayanan publik meningkat, mobilitas ekonomi lancar, dan investasi bisa lebih mudah masuk," ujarnya.

Sebagai mitra strategis, BRK Syariah diharapkan mampu mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Adi menilai skema pembiayaan syariah lebih fleksibel sekaligus sesuai dengan prinsip keuangan sehat.

"Kita optimis BRK Syariah bisa mendukung. Karena bagaimanapun, BRK adalah bank milik daerah yang salah satu fungsinya memang untuk membantu pembiayaan pembangunan," kata Adi.

Ia menambahkan, setiap pinjaman yang diajukan harus tepat sasaran. "Prinsipnya, apa yang kita ajukan harus benar-benar berdampak bagi masyarakat. Jadi tidak asal membangun, tapi yang benar-benar prioritas," tegasnya.

Adi menutup dengan harapan agar percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri segera terealisasi. "Harapan kami, percepatan pembangunan infrastruktur dapat segera terealisasi, sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat di seluruh kabupaten/kota," pungkasnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit