logo batamtoday
Jum'at, 30 Januari 2026
PKP BATAM


Dugaan Penolakan Pasien BPJS, Wali Kota Batam Sidak RSUD Embung Fatimah dan Temui Keluarga Alif
Jum\'at, 20-06-2025 | 14:08 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat mendengar penjelasan pihak keluarga alm Muhammad Alif Okto Karyanto (12) di rumah duka, Kamis (19/6/2025). (Foto: Pemko Batam)  

BATAMTODAT.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah pada Kamis (19/6/2025), menyusul ramainya pemberitaan terkait dugaan penolakan pasien anak, Muhammad Alif Okto Karyanto (12), oleh pihak rumah sakit.

Tidak hanya sampai di rumah sakit, Amsakar melanjutkan kunjungannya ke rumah keluarga pasien di Kaveling Sei Lekop, Sagulung, untuk mendengar langsung kronologi kejadian dari pihak keluarga.

"Saya sudah datangi langsung RSUD Embung Fatimah dan bertemu dengan keluarga pasien," ujar Amsakar, saat diwawancarai usai kunjungan.

Di RSUD, Amsakar menelusuri alur penanganan pasien bersama jajaran manajemen dan tenaga medis, mulai dari proses awal kedatangan hingga saat pasien dipulangkan. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, seluruh prosedur medis telah dijalankan dan komunikasi dengan keluarga pasien telah dilakukan.

Namun demikian, Amsakar menilai kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi, terutama menyangkut layanan kesehatan dasar masyarakat. "Kalau pasien datang dalam kondisi butuh dirawat, layani dulu. Soal biaya, kalau tidak tercover BPJS, kita pikirkan solusinya. Jangan sampai ada aturan yang menyulitkan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, insiden pengembalian pasien di waktu subuh harus menjadi evaluasi serius. Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus mengedepankan empati dan respons cepat.

"Pendekatan kita harus lebih humanis, terutama di sektor layanan kesehatan. Kita tidak boleh kaku dalam situasi darurat. Ini menyangkut nyawa dan kemanusiaan," ucapnya.

Tak hanya itu, Amsakar juga menyoroti pentingnya peran kehumasan RSUD dalam menghadapi isu yang berkembang di masyarakat. Ia meminta agar fungsi komunikasi publik diperkuat agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

"Humas RSUD harus lebih responsif dan aktif menyampaikan penjelasan. Di era digital ini, informasi menyebar begitu cepat. Jangan sampai masyarakat justru mendapatkan informasi keliru karena lemahnya respons kita," tandasnya.

Setelah dari RSUD, Amsakar disambut hangat di kediaman keluarga pasien. Di hadapan perangkat RW dan tokoh masyarakat, ia menyampaikan rasa duka dan terima kasih atas sikap keluarga yang tetap tenang dalam menyikapi situasi tersebut.

"Kami bersyukur bisa bertemu langsung. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Batam, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Ini jadi pembelajaran berharga bagi semua pihak," tutup Amsakar.

Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Batam dalam memperbaiki layanan kesehatan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit