BATAMTODAY.COM, Batam - Isak tangis 13 keluarga korban pesawat Polri Sky Truck yang jatuh di perairan Lingga sebelah Utara yang terjadi pada 3 Desember 2016 silam, pecah diatas Kapal KP Bisma, Kamis (13/4/2017).
Mata berlinang-linang dari keluarga saat mengikuti agenda tabur bunga yang dipimpin Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Komjen Pol Putut Bayu Seno atas intruksi Kapolri Jendral Tito Karnavian.
Bahkan, jendal bintang tiga ini juga tidak dapat menahan emosinya. Ia larut dalam tangisan besama belasan keluarga ketika diiringi lagu nasional, gugur bunga karya Ismail Marzuki di perairan Kepri.
Sejumlah ibu Bhayangkara yang ikut dalam kesempatan itu juga tidak luput. Sambil menangis berusaha menenangkan keluarga korban yang terdidi dari orang tua, istri serta anak korban.
Dengan suara terbata-bata, Komjen Putut mengatakan, dirinya mengaku sangat terharu dengan kondisi tersebut. "Bisa kita lihat sendiri, kondisi ini sangat mengharukan bagi kami semua," kata Putut.
Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan perintah langsung Kapolri untuk mengajak seluruh keluarga korban berziarah dan mendoakan dari dekat kepada 13 anggota Polisi yang gugur dalam melaksanakan tugas.
"Disini kami mendoakan keluarga kami, semoga para arwah yang gugur dalam menjalankan tugas negara ini diampuni segala dosanya dan diterima disisinya," ucap Putut.
Sesi, isteri dari korban Kompol Anumerta Abdul Munir mengatakan dirinya merasa lega setelah di ajak untuk mendoakan suaminya dan para korban lain di perairan Kepri.
"Alhamdulilah sekarang perasaan saya sudah lega bisa mendoakan almarhum dari dekat," kata Sesi.
Sesi mengaku, dirinya sangat terharu saat berada di atas kapal bersama keluarga korban lain walaupun perlahan mencoba melupakan walaupun Ia memori kenangan masa lalu bersama suami tercinta tidak dapat dihapus begitu saja.
"Awalnya saya sudah mulai bangkit (move on), tapi dengan kunjungan ini jadi mengingatkan kembali. Tapi insa allah saya sudah ikhlas," ungkapnya.
Sesi bersama keluarga korban lainnya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri, Jendral Polisi Tito Karnavian yang sudah memfasilitasi agenda tabur bunga ini.
Seperti diberitakan, penerbangan ke Batam dari Pangkal Pinang menggunakan pesawat Jenis M-28 Sky Truk dalam misi megantar anggota Polisi Udara Baharkam Polri yang di BKO ke Polda Kepri di Batam memakan korban jiwa.
Pesawat baling-baling tersebut mengangkut 13 kru dan penumpang terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu (3/12/2016) hilang kontak sebelum akhirnya diketahui jatuh dan meledak di perairan Lingga. Semua korban dinyatakan meninggal dunia.
Editor: Yudha
