logo batamtoday
Sabtu, 20 Juni 2026
PKP BATAM


PNBP BP Batam Tembus Rp 899 Miliar, Amsakar Dorong Percepatan Infrastruktur pada 2027
Sabtu, 20-06-2026 | 14:08 WIB | Penulis: Redaksi/Alex
 
Rapat kerja bersama BP Batam dengan Komisi VI DPR RI beberapa waktu lalu. (BP Batam)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kinerja keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam hingga 15 Juni 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat mencapai Rp 899,23 miliar atau 36,73 persen dari target tahunan, meningkat 19,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, realisasi belanja BP Batam mencapai Rp 546,75 miliar atau tumbuh 19,64 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan peningkatan penerimaan tersebut mencerminkan aktivitas investasi dan perekonomian yang terus berkembang di Kota Batam. Menurutnya, pertumbuhan realisasi belanja juga menunjukkan percepatan pelaksanaan program pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha.

"Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan investor terhadap Batam semakin tinggi dan kinerja keuangan BP Batam semakin baik dan optimal. Kami ingin mengoptimalkan penggunaan PNBP ini sehingga percepatan program pembangunan infrastruktur bisa terselesaikan dengan optimal," ujar Amsakar, Jumat (19/6/2026).

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI beberapa waktu lalu, Amsakar mengungkapkan bahwa BP Batam memperoleh pagu indikatif tahun anggaran 2027 sebesar Rp 2,437 triliun yang seluruhnya bersumber dari skema pembiayaan PNBP.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 1,094 triliun dan Program Pengembangan Kawasan Strategis sebesar Rp 1,343 triliun.

Meski demikian, Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengusulkan rekomposisi anggaran tahun 2027 guna meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. Melalui skema tersebut, anggaran Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 131,26 miliar atau sekitar lima persen dari total pagu akan dialihkan ke Program Pengembangan Kawasan Strategis.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi belanja operasional rutin dan memperbesar porsi belanja modal yang dinilai lebih produktif. Dengan demikian, anggaran dapat lebih difokuskan pada pembangunan kawasan, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan daya tarik investasi.

Amsakar menjelaskan, tambahan anggaran pembangunan akan diarahkan untuk mendukung sejumlah proyek strategis, mulai dari pengembangan sumber daya air dan jaringan distribusi air minum hingga pembangunan infrastruktur lingkungan. "Penguatan anggaran pembangunan tersebut akan diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya air dan jaringan distribusi air minum, pengembangan infrastruktur lingkungan hidup termasuk instalasi pengolahan air limbah dan pengelolaan limbah B3, serta penguatan konektivitas darat seperti drainase dan infrastruktur jalan," tegasnya.

Menurut Amsakar, rekomposisi anggaran tersebut merupakan bagian dari strategi BP Batam untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan investor sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia optimistis, percepatan pembangunan infrastruktur strategis akan memperkuat posisi Batam sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia. Selain meningkatkan daya saing daerah, kebijakan tersebut juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

"Infrastruktur yang andal akan memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi. Ketika investasi tumbuh, maka lapangan kerja terbuka, aktivitas ekonomi meningkat, dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah yang menjadi fokus utama BP Batam dalam perencanaan anggaran Tahun 2027," pungkas Amsakar.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit