BATAMTODAY.COM, Batam - Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, seorang pegawai Kantor Imigrasi Batam menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi berbagi kepada warga dan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Pollux Habibie, Batam Centre, Jumat (12/6/2026).
Pegawai tersebut, Yosef Parlindungan, memanfaatkan momentum program "Jumat Berkah" dengan membagikan nasi kotak kepada para pengemudi ojol dan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan tersebut.
Dengan mengenakan seragam dinas, Yosef tampak menyapa satu per satu penerima bantuan sembari menyerahkan paket makanan yang telah disiapkan. Aksi sederhana itu menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Menurut Yosef, masyarakat kecil dan para pekerja sektor informal menjadi kelompok yang paling merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok serta melemahnya daya beli.
Ia mengaku tergerak untuk berbagi setelah melihat langsung perjuangan para pengemudi ojol dan warga yang setiap hari bekerja keras demi mencukupi kebutuhan keluarga. "Kondisi saat ini memang belum sepenuhnya stabil bagi banyak orang. Saya melihat langsung bagaimana rekan-rekan pengemudi ojek online dan masyarakat kecil berjuang untuk memenuhi kebutuhan harian. Jika kita memiliki sedikit kelebihan, tidak perlu menunggu ekonomi pulih untuk mulai berbagi," ujarnya.
Yosef menilai bantuan yang diberikan mungkin tidak besar secara materi. Namun, ia berharap aksi tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baginya, berbagi bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi cara untuk menumbuhkan optimisme di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut dilakukan atas dasar kepedulian dan rasa tanggung jawab sebagai sesama manusia, bukan untuk mencari popularitas atau pencitraan.
Menurut Yosef, setiap individu memiliki peran untuk membantu sesama sesuai kemampuan masing-masing, terutama ketika kondisi ekonomi masih memberikan tekanan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Di akhir kegiatan, Yosef menyampaikan harapannya agar perekonomian nasional, khususnya di Kota Batam, dapat segera pulih sehingga masyarakat kecil dapat kembali merasakan peningkatan kesejahteraan.
Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur dan investasi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat bawah untuk menikmati manfaat kemajuan ekonomi tersebut. "Harapan saya sederhana, semoga ekonomi segera pulih sehingga roda kehidupan masyarakat kecil dapat bergerak lebih baik. Dalam situasi apa pun, berbagi adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kepedulian dan kemanusiaan," katanya.
Aksi sosial yang dilakukan Yosef mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa kepedulian dan solidaritas sosial tetap dapat tumbuh di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Editor: Gokli
