logo batamtoday
Kamis, 21 Mei 2026
PKP BATAM


Tren Haji dan Umrah di Kalangan Anak Muda Meningkat, Persoalan Finansial Jadi Tantangan
Rabu, 20-05-2026 | 16:08 WIB | Penulis: Redaksi
 
Muslim Pro bersama Maybank Syariah Indonesia meluncurkan layanan keuangan digital Amanah Pro --untuk membantu pengguna membangun kebiasaan menabung secara bertahap dan terstruktur guna mempersiapkan biaya haji dan umrah. (Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Generasi muda Muslim Indonesia mulai menjadikan ibadah haji dan umrah sebagai bagian dari ambisi hidup yang ingin diwujudkan sejak usia muda. Pergeseran cara pandang tersebut terungkap dalam survei terbaru yang dirilis Muslim Pro terkait aspirasi spiritual generasi usia 20 hingga 30 tahun.

Berdasarkan survei terhadap pengguna Muslim Pro di Indonesia pada April 2025, sebanyak 81 persen responden menginginkan kemudahan perencanaan haji, umrah, maupun zakat dalam layanan tabungan berbasis syariah. Sementara pada kelompok usia 23-39 tahun, fitur perencanaan religi menjadi layanan digital paling diminati dengan persentase mencapai 66 persen.

Fenomena tersebut dinilai menunjukkan adanya perubahan pola pikir generasi muda Muslim dalam memaknai kesuksesan hidup. Jika sebelumnya pencapaian identik dengan aset dan karier, kini banyak anak muda mulai menempatkan pengalaman spiritual sebagai prioritas hidup.

Group Managing Director dan CEO Muslim Pro, Nafees Khundker, mengatakan generasi muda saat ini lebih terbuka membicarakan aspirasi spiritual dibanding generasi sebelumnya. "Kami melihat adanya perubahan perilaku yang signifikan. Anak muda Muslim saat ini jauh lebih terbuka dalam membicarakan aspirasi spiritual mereka dibandingkan generasi sebelumnya. Keinginan untuk menunaikan ibadah haji atau umrah di usia muda kini semakin dipandang sebagai bagian dari tujuan hidup personal," ujar Nafees Khundker, dalam siaran pers, Rabu (20/5/2026).

Tren tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi syariah global. Dalam laporan State of the Global Islamic Economy Report 2024/25, sektor perjalanan ramah Muslim diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 12,1 persen dan diperkirakan mencapai nilai pasar US$ 384 miliar pada 2028. Indonesia sendiri menempati peringkat ketiga dunia dalam indikator ekonomi Islam global dan posisi kedua untuk sektor pariwisata ramah Muslim.

Meski minat terhadap ibadah haji dan umrah meningkat, kesiapan finansial masyarakat dinilai masih menjadi tantangan utama. Survei Muslim Pro mencatat sebanyak 65 persen responden mengaku jarang bahkan belum pernah menyisihkan dana khusus untuk haji maupun umrah. Pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah, angka tersebut meningkat hingga 72 persen.

Selain keterbatasan pendapatan, lamanya masa tunggu haji di Indonesia juga menjadi persoalan yang menuntut perencanaan keuangan jangka panjang sejak dini. "Tantangannya bukan pada niatnya. Niat itu sudah ada. Yang sering kali belum dimiliki adalah sistem yang membantu niat tersebut berubah menjadi langkah nyata yang konsisten --dimulai dari hari ini, bukan menunggu masa depan yang belum pasti," kata Nafees.

Melihat kesenjangan tersebut, Muslim Pro bersama Maybank Syariah Indonesia meluncurkan layanan keuangan digital Amanah Pro. Platform ini dirancang untuk membantu pengguna membangun kebiasaan menabung secara bertahap dan terstruktur guna mempersiapkan biaya haji dan umrah.

Menurut Nafees, layanan tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang mulai menghubungkan perencanaan keuangan dengan tujuan hidup spiritual. "Kami percaya hal terpenting adalah menjaga agar niat itu tetap hidup sekaligus membuatnya terasa realistis untuk diwujudkan. Amanah Pro hadir untuk membantu umat Muslim memulai perjalanan mereka sekarang, bukan nanti," tutupnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit