logo batamtoday
Kamis, 21 Mei 2026
PKP BATAM


Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Pendidikan Vokasi Berbasis Industri
Rabu, 20-05-2026 | 12:08 WIB | Penulis: Redaksi
 
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Kemenperin)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri guna meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan pendidikan vokasi berbasis industri agar lulusan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB).

Berdasarkan data triwulan I 2026, industri pengolahan menyumbang 19,07 persen terhadap PDB nasional dan tumbuh sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sektor ini juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi terbesar dengan kontribusi mencapai 1,03 persen.

"Pemerintah terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan industri manufaktur nasional. Salah satu kuncinya adalah menyiapkan SDM industri yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di tingkat global," kata Agus Gumiwang dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, penguasaan teknologi modern dan efisiensi produksi menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan di pasar internasional. Karena itu, Kemenperin terus memperkuat pendidikan vokasi industri melalui unit pendidikan di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai bagian dari penguatan tersebut, BPSDMI menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Swiss, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui sosialisasi aplikasi Industrial-Based Curriculum (IBC).

Kepala BPSDMI, Doddy Rahadi, menjelaskan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing manufaktur nasional. "Aplikasi IBC ini memudahkan unit pendidikan vokasi dalam perencanaan dan pengelolaan kegiatan Industrial-Based Curriculum, mulai dari penyiapan data, pemantauan proses, hingga dokumentasi hasil Job Occupational Analysis (JoA) Chart secara terintegrasi," ujar Doddy.

Ia menambahkan, aplikasi tersebut juga memberi kemudahan bagi dunia industri untuk memberikan masukan, validasi, dan peninjauan terhadap Job Occupational Analysis secara lebih fleksibel dan terstruktur.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI), Wulan Aprilianti Permatasari, menilai aplikasi IBC menjadi sarana kolaborasi yang mampu memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri secara berkelanjutan. "Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami dan memanfaatkan aplikasi IBC secara optimal, sehingga proses penyusunan kurikulum berbasis industri dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata," tutur Wulan.

Program Manager Swisscontact, Daniel Weibel, menyebut salah satu tantangan utama saat ini adalah masih adanya kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. "IBC secara langsung menjawab tantangan tersebut dengan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri yang sesungguhnya. Kurikulum ini memastikan lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga benar-benar siap kerja," ungkap Daniel.

Sejak 2018, Pemerintah Swiss bersama Pemerintah Indonesia melalui proyek Swiss Skills for Competitiveness (SS4C) telah mengembangkan metode Developing a Curriculum (DACUM) yang kemudian berkembang menjadi Industrial-Based Curriculum (IBC).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 79 Job Occupational Analysis (JoA) Chart telah dihasilkan dari berbagai sektor dan kementerian, dan jumlah tersebut terus bertambah sebagai bagian dari penguatan sistem pendidikan vokasi industri di Indonesia.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit