logo batamtoday
Jum'at, 15 Mei 2026
PKP BATAM


Diterkam Buaya Saat Cari Gonggong di Tanjung Sebauk, Nyawa Asropin Nyaris Melayang
Jum\'at, 15-05-2026 | 09:28 WIB | Penulis: Devi Handiani
 
Asropin sedang menjalani perawatan medis di RSUP Raja Ahmad Tabib, usai diterkam buaya saat mencari gonggong di Tanjung Sebauk, Kelurahan Senggarang, Kamis (14/5/2026) sore. (Foto: Devi/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Aktivitas mencari gonggong di perairan Tanjung Sebauk, Kelurahan Senggarang, Tanjungpinang, nyaris merenggut nyawa seorang warga bernama Asropin (33), Kamis (14/5/2026) sore. Korban diterkam buaya saat sedang mencari hasil laut bersama rekannya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelumnya, korban bersama rekannya, Masturi, diketahui mulai turun ke laut sejak pukul 14.00 WIB untuk mencari gonggong.

Namun nahas, saat sedang beraktivitas di perairan tersebut, seekor buaya tiba-tiba muncul lalu menyerang korban.

Masturi yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengaku sempat menyaksikan langsung detik-detik korban diterkam reptil ganas itu.

"Saya lihat korban diterkam sampai dua kali. Buaya itu juga sempat berputar di air sambil menggigit korban," ujar Masturi.

Melihat kejadian itu, Masturi langsung berenang mendekati korban dan berusaha menyelamatkannya. Dengan bantuan warga sekitar, korban kemudian berhasil dievakuasi ke pinggir pantai.

Ketua RT 02/RW 06 Tanjung Sebauk, Erni, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan aparat kelurahan setelah menerima laporan kejadian tersebut.

Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Kampung Bugis menuju RSUP Raja Ahmad Tabib dan tiba di instalasi gawat darurat sekitar pukul 18.30 WIB.

Bhabinkamtibmas Senggarang, Aiptu Agus Syasmita, mengatakan korban mengalami sejumlah luka serius akibat serangan buaya tersebut.

"Korban mengalami luka di bagian kepala, dada, serta patah tulang tangan kanan. Saat ini korban dalam kondisi sadar dan akan menjalani operasi," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban diketahui mengalami patah tulang hasta di tangan kanan akibat gigitan buaya. Hingga kini, Asropin masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga pesisir agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, khususnya di kawasan Tanjung Sebauk yang dikenal sebagai habitat buaya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit