logo batamtoday
Kamis, 30 April 2026
PKP BATAM


Begini Layanan Sepenuh Hati Petugas Landis di Madinah
Kamis, 30-04-2026 | 18:48 WIB | Penulis: Saibansah
 
Petugas Pembimbing Lansia dan Disabilitas (Landis) Sektor 2 Daerah Kerja (Daker) Madinah, Abdurrabbani Usman Nur. (Foto: Saibansah/J5NEWSROOM.COM)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Di bawah langit hangat Kota Madinah, ada kisah-kisah sunyi yang menggetarkan hati. Bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga tentang perhatian dan kemanusiaan yang hadir di setiap sudut penginapan jemaah.

Para petugas Layanan Lansia dan Disabilitas (Landis) Daerah Kerja Madinah menjadi garda terdepan dalam memastikan para tamu Allah tetap merasakan kenyamanan, meski usia dan keterbatasan fisik menjadi tantangan. Dari satu hotel ke hotel lain, mereka menyapa, merawat, dan mendampingi dengan ketulusan.

Salah satu potret mengharukan terlihat di Hotel Arkan Al Manar, Sektor 2. Di sana, seorang jemaah lansia, Malka (75), asal Bone, Sulawesi Selatan, menjalani ibadah haji seorang diri. Perjalanan panjang selama 15 tahun menanti keberangkatan akhirnya terbayar, meski tanpa kehadiran keluarga di sisi.

Di kamar sederhana itu, perhatian para petugas Landis terasa begitu dekat. Dengan penuh kesabaran, mereka membantu Malka menjalani aktivitas sehari-hari—mulai dari memandikan, mengganti pakaian, hingga memastikan obat-obatan diminum tepat waktu. Sentuhan kecil yang menghadirkan rasa aman di negeri orang.

Bagi Abdurrabbani, salah satu petugas Landis PPIH Arab Saudi, pelayanan ini memang dirancang untuk menjangkau kebutuhan paling personal para jemaah. Setiap hari, timnya berkeliling mengunjungi hotel-hotel, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas yang datang tanpa pendamping.

"Tidak hanya membantu kebutuhan dasar seperti makan dan kebersihan, kami juga berusaha hadir sebagai keluarga bagi mereka," ujarnya.

Namun, pelayanan itu tak berhenti pada aspek fisik. Kerinduan spiritual para jemaah juga menjadi perhatian. Banyak lansia yang belum sempat menapakkan kaki di Masjid Nabawi karena keterbatasan. Di sinilah peran petugas menjadi semakin bermakna—mendorong kursi roda, mengantar hingga ke dalam Masjid Nabawi, bahkan mendampingi mereka menuju Raudhah, tempat yang selalu dirindukan.

Sinergi pun terjalin erat dengan tim kesehatan. Petugas medis dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) turut mendampingi, memastikan kondisi jemaah tetap terpantau. Koordinasi intens dilakukan agar setiap kebutuhan medis terpenuhi dengan cepat dan tepat.

Pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan ini menjadi cerminan nyata dari komitmen “Haji Ramah Lansia”. Sebuah upaya yang sejalan dengan visi Tri Sukses Haji yang diusung oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, untuk menghadirkan ibadah yang layak, aman, dan bermartabat bagi seluruh jemaah—tanpa terkecuali.

Di balik setiap langkah ibadah para lansia, ada tangan-tangan tulus yang setia menopang. Dan di Tanah Suci, kisah-kisah seperti ini menjadi pengingat bahwa haji bukan hanya tentang perjalanan spiritual, tetapi juga tentang hadirnya kasih sayang antarsesama.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit