BATAMTODAY.COM, Batam - Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji dari Embarkasi Batam resmi diberangkatkan dengan jumlah 445 orang. Keberangkatan ini menandai dimulainya rangkaian perjalanan ibadah haji dari Kepulauan Riau, yang tahun ini didominasi oleh jemaah lanjut usia.
Jemaah kloter pertama tersebut berasal dari sejumlah daerah di Kepulauan Riau, yakni Kabupaten Lingga sebanyak 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 145 orang. Mereka didampingi empat petugas haji selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Sejak tiba di Asrama Haji Batam, para jemaah menjalani serangkaian tahapan yang telah disesuaikan dengan kebijakan terbaru pemerintah. Pemeriksaan kesehatan menjadi proses awal sebelum jemaah menerima dokumen perjalanan, termasuk paspor dan kartu nusuk sebagai identitas layanan di Arab Saudi.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan seluruh prosedur dijalankan untuk memastikan kesiapan jemaah, terutama dari sisi kesehatan.
"Sebagian besar jemaah kita adalah lansia, sehingga pemeriksaan kesehatan menjadi prioritas utama sebelum keberangkatan," kata Syafii melalui sambungan telepon, Rabu (22/4/2026).
Selain dokumen perjalanan, jemaah juga menerima biaya hidup (living cost) dan gelang identitas. Seluruh proses dilakukan secara bertahap guna menghindari kelelahan, mengingat kondisi fisik jemaah yang beragam.
Suasana keberangkatan di asrama berlangsung tertib. Tidak terlihat kerumunan berlebih dari keluarga pengantar, seiring imbauan panitia untuk membatasi akses ke area asrama demi menjaga kenyamanan jemaah.
Beberapa jemaah tampak menggunakan kursi roda, sementara petugas sigap membantu proses mobilisasi menuju titik keberangkatan. Pendekatan pelayanan yang ramah lansia dan disabilitas menjadi fokus utama dalam pelaksanaan haji tahun ini.
Secara keseluruhan, Embarkasi Batam akan melayani 10.845 jemaah dan 100 petugas selama musim haji. Dengan komposisi jemaah yang didominasi usia lanjut, pemerintah menekankan pentingnya pelayanan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan.
Keberangkatan kloter pertama ini diharapkan menjadi awal yang lancar bagi seluruh rangkaian perjalanan haji dari Embarkasi Batam, sekaligus mencerminkan kesiapan penyelenggara dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Editor: Yudha
