PPIH Arab Saudi saat melakukan konsolidasi internal sekaligus koordinasi dengan pihak syarikah. (Foto: Kemenhaj)
BATAMTODAY.COM, Jeddah - Menjelang dimulainya operasional haji 2026, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan konsolidasi internal sekaligus koordinasi dengan pihak syarikah guna memastikan kesiapan petugas dan sistem layanan di lapangan.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Urusan Haji Jeddah, Selasa (15/4), dipimpin Wakil Ketua PPIH Arab Saudi, Budi Agung Nugroho, bersama Staf Teknis Haji Jeddah, Ilham Efendy. Turut hadir Sekretaris PPIH Arab Saudi, Abduh Diyaurrahman, serta jajaran kepala daerah kerja: Abdul Basir, Ihsan Faisal, dan Khalilurrahman.
Konsolidasi ini menitikberatkan pada kesiapan sumber daya manusia, pembagian peran antar-daker, serta penguatan koordinasi teknis dalam pelayanan jemaah. Selain itu, dibahas pula langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala selama operasional berlangsung.
Menurut Abdul Basir, kesiapan petugas di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan layanan haji.
“Koordinasi ini dilakukan untuk mematangkan persiapan menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang akan diberangkatkan pada 22 April 2026. Kami memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, lancar, dan aman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengecekan langsung terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan kesiapan operasional.
Editor: Dardani