logo batamtoday
Kamis, 16 April 2026
PKP BATAM


Kemnaker Beri Insentif Perusahaan Pendukung Sertifikasi Magang, Perkuat SDM Siap Kerja
Jum\'at, 10-04-2026 | 15:48 WIB | Penulis: Redaksi
 
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Kemnaker)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan skema penghargaan dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional (MagangHub). Kebijakan ini bertujuan memastikan program pemagangan tidak sekadar menjadi pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga kerja dengan pengakuan kompetensi yang terstandar.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa integrasi pemagangan dengan sertifikasi kompetensi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Program pemagangan harus mampu menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).

Menurut Yassierli, keterlibatan dunia usaha menjadi faktor kunci dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Oleh karena itu, perusahaan yang aktif memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang akan mendapatkan apresiasi berupa reward serta prioritas dalam berbagai program strategis ketenagakerjaan.

Senada, Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menyatakan kebijakan ini juga bertujuan memastikan peserta memperoleh kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. "Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang. Hal ini penting agar peserta memiliki bukti kompetensi yang diakui dunia industri," katanya.

Ia menambahkan, perusahaan pendukung sertifikasi akan diprioritaskan dalam pelaksanaan program pemagangan berikutnya, sekaligus memperoleh akses lebih luas terhadap layanan dan program ketenagakerjaan.

Saat ini, program pemagangan nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, kementerian, dan lembaga. Untuk Batch I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026.

Sebagai bentuk pengakuan, Kemnaker memastikan setiap peserta memperoleh dokumen sesuai durasi program. Peserta yang mengikuti magang selama enam bulan akan mendapatkan sertifikat, sementara peserta dengan masa magang lebih dari tiga bulan tetapi kurang dari enam bulan akan menerima surat keterangan.

"Dokumen ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk menunjukkan pengalaman dan kesiapan kerja saat memasuki dunia industri," ujar Darmawansyah.

Ke depan, Kemnaker akan memperluas akses sertifikasi kompetensi melalui kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemagangan yang lebih terintegrasi serta melahirkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit