BATAMTODAY.COM, Batam - Pegadaian Area Batam menggelar Festival Tring by Pegadaian di Atrium One Batam Mall, Batam Center, selama dua hari, Kamis-Jumat (29-30/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat, dengan menghadirkan beragam program menarik serta pengenalan layanan digital Pegadaian.
Festival tersebut dimeriahkan sejumlah kegiatan, antara lain bazar emas, Pegadaian Got Talent, lomba mewarnai anak, zumba, talk show, permainan interaktif, hingga hiburan lainnya. Melalui agenda ini, Pegadaian berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperluas pemahaman terhadap produk dan layanan berbasis digital.
Deputy Bisnis Pegadaian Area Batam, Aris Suroso, mengatakan Festival Tring merupakan bagian dari upaya Pegadaian menegaskan perannya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang ditunjuk pemerintah sebagai bank emas nasional sekaligus pemimpin ekosistem emas di Indonesia.
"Pegadaian memiliki fungsi sebagai leader ekosistem emas di Indonesia," ujar Aris di sela kegiatan.
Aris yang baru menjabat sekitar dua pekan di Batam menjelaskan, Pegadaian saat ini tengah mendorong transformasi digital melalui aplikasi Tring by Pegadaian. Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat bertransaksi emas secara mudah tanpa harus datang langsung ke outlet.
"Melalui Tring, masyarakat dapat bertransaksi kapan saja dan di mana saja, mulai dari membeli emas, menjual emas, hingga menitipkan emas," jelasnya.
Dalam festival ini, pengunjung juga dapat mengakses bazar yang diikuti seluruh outlet Pegadaian se-Area Batam. Setiap outlet menawarkan berbagai produk emas, termasuk barang lelang yang dapat langsung dibeli masyarakat. Kegiatan ini turut melibatkan PT Galeri 24, anak perusahaan Pegadaian yang bergerak di bidang produksi emas.
"Selain emas Antam, Pegadaian juga menyediakan emas Galeri 24. Selama kegiatan berlangsung, kami menghadirkan berbagai promo menarik bagi pengunjung," tambah Aris.
Melalui penyelenggaraan Festival Tring, Pegadaian menargetkan peningkatan signifikan jumlah pengguna aplikasi Tring di Batam. "Kami berharap selama kegiatan ini terdapat penambahan ribuan pengguna baru. Tujuan utama kami memang untuk mengenalkan aplikasi Tring secara lebih luas kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, mengapresiasi pelaksanaan Festival Tring by Pegadaian. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat dapat mengenal lebih dekat produk-produk Pegadaian, termasuk aplikasi Tring yang saat ini sedang digaungkan," kata Sinar.
Ia menilai, minat masyarakat terhadap investasi digital terus meningkat, tidak hanya di kalangan milenial, tetapi juga generasi Z yang mulai memahami pentingnya investasi, termasuk emas. "Digitalisasi tentu memberikan kemudahan. Ini sangat positif untuk mendorong literasi keuangan masyarakat Batam dan Kepulauan Riau secara umum," ujarnya.
Sinar juga menambahkan, Pegadaian menyediakan beragam produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. "Jika memiliki dana lebih, masyarakat bisa menabung emas. Jika membutuhkan dana, emas tidak harus dijual, cukup dijaminkan. Banyak kemudahan yang ditawarkan," jelasnya.
Selain itu, melalui aplikasi Tring, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal terjangkau. "Tidak ada batas minimal seperti membeli emas di toko yang harus per gram. Melalui aplikasi, masyarakat bisa mulai dari nominal kecil, misalnya Rp 10 ribu," tutup Sinar.
Editor: Gokli
