logo batamtoday
Jum'at, 01 Mei 2026
PKP BATAM


Masuk Raudhah Gratis! Jemaah Diminta Waspadai Pungli
Kamis, 30-04-2026 | 09:48 WIB | Penulis: Saibansah
 
Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menegaskan bahwa akses masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi tidak dipungut biaya. Jemaah diminta melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar oleh oknum.

Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengatakan laporan terkait pungutan untuk masuk Raudhah telah diterima melalui berbagai kanal pengaduan, termasuk pesan pribadi dan media sosial.

"Masuk Raudhah itu gratis. Jika ada yang meminta bayaran, itu oknum. Silakan laporkan dengan bukti agar bisa kami tindak," ujar Khalilurrahman di Madinah, Selasa (28/4/2026).

Ia menyebutkan, besaran pungutan yang dilaporkan bervariasi, mulai dari jutaan rupiah. Karena itu, jemaah diimbau tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan akses masuk Raudhah dengan imbalan tertentu.

Menurut Khalilurrahman, terdapat dua mekanisme resmi untuk mengakses Raudhah. Pertama, melalui jalur mandiri menggunakan aplikasi Nusuk yang memungkinkan jemaah memilih jadwal kunjungan. Kedua, melalui tasreh atau izin resmi yang difasilitasi oleh Daker Madinah.

Skema tasreh, kata dia, diprioritaskan bagi jemaah yang belum mendapatkan kesempatan, termasuk lansia, kelompok risiko tinggi, dan penyandang disabilitas. "Kami lakukan pendataan agar semua jemaah, terutama yang membutuhkan perhatian khusus, tetap bisa berkunjung ke Raudhah," ujarnya.

Ia juga memastikan petugas akan membantu jemaah lansia yang mengalami kendala teknis, seperti gangguan sistem pada aplikasi, agar tetap memperoleh akses melalui mekanisme tersebut.

Di sisi lain, PPIH terus memperkuat layanan bagi jemaah lansia dan disabilitas sejak kedatangan hingga pelaksanaan ibadah. Kepala Bidang Lansia dan Disabilitas PPIH Arab Saudi, Suviyanto, mengatakan layanan diberikan secara menyeluruh, mulai dari pendampingan saat turun dari kendaraan, menuju hotel, hingga ke kamar.

Menurut dia, petugas juga menyediakan fasilitas seperti kursi roda dan akses ramah lansia di hotel-hotel di Madinah. Selain itu, jemaah mendapat layanan fisik, ibadah, dan sosial, termasuk bantuan kebutuhan dasar hingga fasilitasi komunikasi dengan keluarga.

"Petugas tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan sosial jemaah terpenuhi," kata Suviyanto.

Meski demikian, jemaah lansia diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri, terutama di tengah cuaca panas di Madinah dan Makkah. PPIH juga mendorong peran ketua rombongan untuk turut membantu pendampingan di lapangan.

Adapun untuk ibadah utama seperti ziarah ke Raudhah dan umrah, petugas tetap memberikan pendampingan khusus guna memastikan jemaah dapat menjalankannya dengan aman dan nyaman.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit