logo batamtoday
Sabtu, 02 Mei 2026
PKP BATAM


BP Batam dan PT TDK Tanam 200 Pohon Bambu Demi Kelestarian Lingkungan
Senin, 04-08-2025 | 13:28 WIB | Penulis: Redaksi/Alex
 
BP Batam bersama PT TDK Electronics Indonesia menanam 200 pohon bambu di area spillway Bendungan Sei Harapan, pada Sabtu (2/8/2025). (Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Upaya pelestarian lingkungan terus digencarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Pada Sabtu (2/8/2025), BP Batam bersama PT TDK Electronics Indonesia menanam 200 pohon bambu di area spillway Bendungan Sei Harapan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Tree for Life.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, yang hadir mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad, menegaskan aksi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT TDK Electronics Indonesia atas kolaborasi dan komitmen yang terus terjaga dalam upaya menjaga lingkungan di Batam," ujar Ariastuty usai penanaman pohon.

Ia menjelaskan, BP Batam dan PT TDK Electronics Indonesia telah menjalin kerja sama serupa dalam berbagai kegiatan sebelumnya, seperti penanaman pohon di Bendungan Duriangkang, penghijauan mangrove di Tembesi, hingga distribusi bibit buah.

"Semoga penghijauan hari ini memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Kota Batam," tambahnya.

Senada dengan itu, Head of Department HRD PT TDK Electronics Indonesia, Herly Diana, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan BP Batam yang telah memfasilitasi pelaksanaan program CSR perusahaannya.

"Kami berterima kasih kepada BP Batam atas kesempatan yang diberikan. Lewat kerja sama ini, kami bisa memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan dan masyarakat Batam," ucap Herly.

Pohon bambu dipilih karena kemampuannya yang unggul dalam menyerap air hujan hingga 90 persen --jauh lebih tinggi dibandingkan pepohonan biasa yang hanya mampu menyerap 35-40 persen. Sistem perakaran bambu juga efektif menjaga kelembapan tanah, mencegah erosi, dan mendukung ketahanan ekosistem sekitar bendungan.

Langkah ini diyakini tidak hanya memperkuat struktur tanah di sekitar bendungan, tetapi juga mendukung upaya pengurangan risiko kekeringan dan pelestarian kualitas lingkungan dalam jangka panjang.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit