logo batamtoday
Rabu, 03 Juni 2026
PKP BATAM


Inilah Penjelasan Pengelola Nagoya City Walk Terkait Pemasangan Portal Parkir Khusus
Jum'at, 17-04-2015 | 17:57 WIB | Penulis: Roni Ginting
 
Pengelola City Walk foto bersama dengan perwakilan BP Batam, Sat Lantas Polresta Barelang, usai meninjau Partal parkir yang dikritik warga. (Foto: Gokli Nainggolan/BATAMTODAY.COM)
 

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengelola Nagoya City Walk akhirnya menyampaikan pernyataan, Jumat (17/4/2015) menyusul banyaknya keluhan warga sekitar terkait pemasangan portal parkir di badan jalan.

Direktur Utama Nagoya City Walk, Teddy Susilo, menjelaskan, menindaklanjuti keluhan masyarakat pihaknya telah diundang oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Kamis (16/4/2015). Pertemuan tersebut diikuti bagian bidang perencanaan, prasarana lingkungan BP Batam. Sedangkan dari Pemko hadir dari Dinas Tata Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan serta dari Satlantas Polresta Barelang.

"Pada pertemuan tersebut kami memaparkan tentang masalah lahan serta verifikasi surat-surat. Kami bawa surat pengalokasian lahan (PL), bahkan sertifikat lahan," terang Teddy yang didampingi Diah Pramesti selaku Marcomm Event & Tenant Public Relation Manager, serta Ria Triesta Building Operation Manager Nagoya City Walk, kepada BATAMTODAY.COM.

Adapun tindak-lanjut rapat tersebut, pihaknya mengundang pihak terkait untuk meninjau langsung ke lapangan pada Jumat (17/4/2015) siang yang dihadiri oleh BP Batam serta Satlantas Polresta Barelang. Mengenai masalah lahan, lanjut Teddy, pihaknya mendapatkan pada tahun 1984 dan telah memperpanjang UWTO yang berakhir pada 2014.

"Lahan itu sesuai dengan sertifikat," tegasnya.

Ketika ditanya alasan pihak manajemen memberlakukan parkir khusus, ia memaparkan bukan karena masalah uang, melainkan berawal dari beberapa kejadian tindak kriminal mulai dari kehilangan sepeda motor, pecah kaca hingga penjambretan yang menimpa kaum ibu.

"Kita tunjuk mitra, kumpulkan orang hukum, verifikasi lahan sesuai dengan PL dan sertifikat, lalu dipasang portal," terang Teddy.

Terkait keluhan masyarakat termasuk tenant dan pemilik ruko di sana, dikatakan telah membuat kebijakan khusus yakni mendapatkan hak gratis parkir satu unit mobil dan dua unit sepeda motor. Selebihnya diberikan kartu berlangganan dengan tarif khusus.

"Tarif parkir memang lebih mahal Rp500 dan itu digunakan untuk premi asuransi. Dua puluh persen dari pendapatan kotor parkir akan disetorkan ke Dispenda Kota Batam," katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga yang tinggal di sekitar kawasan Nagoya City Walk mulai mengeluhkan kebijakan manajemen yang memasang portal parkir di badan jalan umum. Bahkan, keluhan dari sejumlah pemilik toko juga terlontar karena tetap harus membayar parkir.

Portal sebagai pintu masuk Nagoya City Walk tersebut dipasang di dua tempat, yakni di jalan kecil dari arah Hotel Rasinta, sebagian jalan dijadikan sebagai pintu masuk. Sementara sebagian lagi sebagai jalan umum yang hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat.

Sedangkan portal masuk satu lagi dipasang antara depan Nagoya City Walk dengan bagian belakang deretan ruko Sinta Colection. "Jalan umum yang dipasangi portal. Ini sudah menyalahi aturan. Orang juga harus berkeliling jalan. Tak masalah pasang portal, tapi jangan makan bagian jalan. Ini separuh pula badan jalan yang dimakan," kata Dendi, salah satu warga sekitar Nagoya City Walk.

Warga pun menyayangkan pemerintah, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Batam, yang membiarkan pengusaha menyalahi aturan. "Kenapa pemerintah yang memiliki wewenang malah membiarkan ini. Ini kan menyalahi aturan. Jalan ini sudah ada sebelum Nagoya City Walk dibangun. Jangan sekarang mengaku jalan ini punya mereka saja," tambahnya.

Menurutnya, para pemilik toko atau penyewa toko di kawasan Nagoya City Walk banyak yang mengeluh. "Bagaimana mereka tidak mengeluh. Jelas-jelas toko mereka punya atau sudah menyewa, tapi parkir tetap harus bayar. Pemerintah diharapkan cepat bertindak. Jangan mau disuap, tapi membuat Batam semakin semrawut. Sekarang saja tata kotanya sudah kacau, apalagi kawasan Nagoya ini," tambahnya. (*)

Editor: Roelan

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit