logo batamtoday
Jum'at, 05 Juni 2026
PKP BATAM


Setelah Dicari Tiga Jam, Rizki Ditemukan Tak Bernyawa
Jum'at, 23-05-2014 | 14:27 WIB | Penulis: CR-9/Romi Chandra
 
Jenazah Rizki (4) digendong Jamhar, paman Rizki, setelah dikeluarkan dari bak kontrol di selokan. (Foto: Romi Chandra/BATAMTODAY.COM)
 

BATAMTODAY.COM, Batam - Muhammad Rizki, bocah empat tahun yang terseret arus selokan di kawasan Perumahan Happy Falle selama tiga jam, akhirnya ditemukan setelah tiga jam melakukan pencarian. Namun sayang, Rizki ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi.

Jenazah Rizki ditemukan di parit yang berada di bawah jalan menuju SMK Widia, perumahan Happy Falle Blok I, oleh Jamhar, warga yang juga memiliki hubungan keluarga dengan orang tua Rizki. Setelah ditemukan, jenazah Rizki langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Harapan Bunda untuk dibersihkan.

Menurut penuturan Jamhar, Rizki ditemukan dalam posisi terlungkup di selokan yang tertutup. Ternyata, baju yang dikenakan Rizki tersangkut pada puing-puing reruntuhan batu di dalam selokan tersebut sehingga tak terseret ke laut.

Dia yakin Rizki tersangkut di selokan di mana jenazahnya ditemukan karena di situ ada bak kontrol, sehingga arus air hanya berputar-putar di lokasi tersebut. "Sebelumnya dikatakan warga sudah dicari ke sana. ,Tapi saya tak percaya karena ada bak kontrol. Kondisi parit di sana tertutup, jadi tidak terlihat dari atas," jelas Jamhar.

Jamhar akhirnya masuk ke dalam dan menelusuri lorong tersebut. "Saya masuk ke dalam. Pas di dekat bak kontrol tersebut ada lubang. Saya sorot dengan senter ke lubang itu, langsung terlihat Rizki," kata Jamhar lagi.

Setelah menemukan dan memastikan kondisi Rizki sudah tidak bernyawa lagi, Jamhar kembali keluar dan meminta bantuan untuk membawa jenazah Rizki karena lokasinya sulit untuk dibawa sendiri.

"Kondisi di dalam gelap. Tubuh Rizki nyangkut, susah diangkat sendiri. Belum lagi saya pegang senter untuk penerangan. Saya keluar sekitar lima menit meminta bantuan dan kembali lagi ke dalam," katanya.

Saat diangkat, Rizki hanya mengenakan singlet dan baju warna oranye. Sementara celana Rizki sudah lepas saat terseret arus.

Tangisan histeris langsung keluar dari Waifi, ibu kandung Rizki, setelah mengetahui anaknya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Waifi terus-menerus menangis sambil memeluk anak pertamanya itu sampai ke rumah sakit.

Setelah dibersihkan, jenazah Rizki langsung dibawa ke rumah duka di ruli Bukit Senyum RT02/RW07 untuk disemayamkan sebelum dikebumikan.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Rizky terseret arus air di selokan setelah bermain hujan di perumahan Happy Falle blok A, Sei Jodoh. Kejadian yang menimpa bocah berusia empat tahun, yang tinggal di ruli Bukit Senyum, itu diketahui setelah Azri, teman Rizki saat bermain hujan-hujanan, memberi tahu orang tuanya jika Rizki terseret air di selokan.

Azri yang duduk di bangku kelas II SD tersebut memberitahu setelah dirinya tidak kuasa menolong Rizki sendirian.

Menurut keterangan Waifi (25), orang tua Rizki, anaknya pamit ingin belanja ke warung yang berada di ujung perumahan Happy Falle, tidak jauh dari rumahnya, sekitar pukul 10.30 WIB.

"Saya tidak tahu kalau Rizki main hujan. Dia cuma pamit pergi belanja. Tapi ternyata malah main hujan-hujanan dengan temannya Azri, dan dua orang teman lainnya," ucap Waifi kepada wartawan sambil menangis meratapi anaknya.

Warga terus melakukan penyisiran untuk mencari Rizk. Namun hingga pukul dua siang, Rizki belum ditemukan.

Lurah Seijodoh, Iman Tohari, mengatakan, penyisiran di sepanjang selokan di perumahan tersebut telah beberapa kali dilakukan, namun tetap tidak membuahkan hasil. "Warga sudah menelusuri dan masuk ke dalam lorong selokan sepanjang perumahan, tapi tak ada hasil. Takutnya sudah terseret ke laut," kata Iman di lokasi. (*)

Editor: Roelan

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit