logo batamtoday
Selasa, 23 Juni 2026
PKP BATAM


Pemprov Kepri dan Kementerian Pariwisata Teken Kerja Sama Penataan Kawasan Gurindam 12
Senin, 22-06-2026 | 15:08 WIB | Penulis: Redaksi
 
Penandatanganan kerja sama pinjam pakai lahan di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang antara Pemprov Kepri dengan Kemenpar di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (19/6/2026). (Pemprov Kepri)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pinjam pakai lahan di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, sebagai langkah mempercepat penataan kawasan wisata dan ruang publik strategis di ibu kota provinsi.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (19/6/2026), dan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji.

Melalui kerja sama itu, lahan seluas 6.643 meter persegi di Kawasan Gurindam 12 akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan dan penataan lanjutan kawasan yang selama ini menjadi salah satu ikon perkotaan sekaligus ruang publik utama di Kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Kepri Misni mengatakan posisi geografis Kepulauan Riau yang berada di jalur perdagangan dan pelayaran internasional serta berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN menjadi keunggulan strategis dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dioptimalkan melalui penguatan destinasi wisata berbasis kemaritiman, budaya Melayu, sejarah, dan ekonomi kreatif yang menjadi karakter khas daerah. "Upaya tersebut antara lain melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan amenitas dan aksesibilitas, penataan ruang publik yang lebih baik, serta pengembangan ekonomi kreatif," ujar Misni.

Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi salah satu pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau. Karena itu, pemerintah daerah terus menjalankan berbagai program strategis, mulai dari pengembangan destinasi prioritas, peningkatan infrastruktur pendukung, penyelenggaraan event nasional dan internasional, hingga digitalisasi promosi pariwisata.

Selain itu, Pemprov Kepri juga memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. "Selain itu, Pemprov Kepri juga terus memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas dan memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, media, serta masyarakat," katanya.

Misni menilai Kawasan Gurindam 12 memiliki peran penting sebagai wajah Kota Tanjungpinang, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus destinasi wisata perkotaan yang terus berkembang. Oleh karena itu, penataan kawasan secara berkelanjutan dinilai menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Ia juga memaparkan bahwa sektor pariwisata Kepri menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data terbaru, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 147.053 kunjungan atau meningkat 15,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga April 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 626.278 kunjungan atau tumbuh 12,93 persen secara tahunan. "Data ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata telah menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah," ungkapnya.

Terkait kerja sama yang ditandatangani, Misni menyebut sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah strategis untuk mempercepat penataan Kawasan Gurindam 12 secara terpadu. "Kami berharap Kawasan Gurindam 12 dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif, ruang interaksi sosial yang inklusif, sekaligus destinasi wisata perkotaan yang mencerminkan identitas budaya Melayu dan kemajuan Kepulauan Riau," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Kepulauan Riau.

Menurut Bayu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat. "Kami melihat Kepulauan Riau memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang sebagai destinasi unggulan nasional maupun internasional. Karena itu, kolaborasi yang kuat perlu terus dibangun untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah," kata Bayu.

Ia berharap pemanfaatan lahan di Kawasan Gurindam 12 dapat mendukung penataan kawasan yang lebih terintegrasi dan menarik sehingga semakin memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai destinasi wisata unggulan di Kepulauan Riau. "Kementerian Pariwisata siap terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing," tutupnya.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit