logo batamtoday
Jum'at, 19 Juni 2026
PKP BATAM


Begini Jurus Jemaah Haji Madura Loloskan Oleh Oleh untuk Keluarga
Jum\'at, 19-06-2026 | 13:08 WIB | Penulis: Saibansah
 
Zainab dan suaminya, Masykur saat memakai baju gamis berlapis-lapis agar lolos pemeriksaan security keberangkatan internasional di di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Kamis (18/6/2026). (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Belasan jemaah haji asal Madura Jawa Timur yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 69 embarkasi SUB (Surabaya) tertolak masuk ruang tunggu keberangkatan internasional di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Kamis (18/6/2026). Pasalnya, barang bawaan mereka ukurannya melebihi kapasitas kabin pesawat milik maskapai penerbangan Saudi Airlines.

Terpaksa mereka harus mundur dan membongkar ulang tas jinjingan mereka di kursi panjang bandara. Mereka mengeluarkan barang-barang yang terlalu penting untuk dibawa. Ada sandal jepit bekas, rentengan sampo sachet, baju ganti bahkan bungkusan masker, mereka tinggalkan di lantai begitu saja.

Salah satu yang tertolak itu adalah Zainab dan suaminya, Masykur, warga Arosbaya Bangkalan Madura. "Ini saya dan suami tidak boleh masuk ruang tunggu, karena tasnya kebesaran," ujar Zainab menjawab BATAMTODAY.COM sambil mengeluarkan barang-barang dari tas plastik dan tas serut berlogo BSI.

Keduanya dibantu seorang petugas Linjam (Perlindungan Jemaah) Daker (Daerah Kerja) Bandara, M. Firdaus dan beberapa rekannya Abdurrohim, M. Musa Abdul dan petugas lainnya.

Selain Zainab dan suaminya, sejumlah jemaah haji Madura lainnya juga melakukan hal sama. Membongkar-bongkar tas jinjing mereka dan mengeluarkan barang-barang yang dianggap tidak kurang penting. Sampai tas plastik bawaan mereka berkurang setengahnya.

Setelah merasa sudah cukup mengeluarkan barang-barang bawaan yang tidak penting, Zainab dan suaminya mencoba kembali masuk jalur antrean masuk pintu security check keberangkatan internasional, ini percobaan yang kedua. Tapi ternyata, lagi-lagi, keduanya ditolak masuk. Alasannya, isi barang bawaan masih kebanyakan, tidak sesuai dengan standar kabin pesawat Saudi Airlines.

Kembali, pasangan suami istri itu pun, membongkar barang-barang bawaannya untuk dikeluarkan. Untungnya, M. Firdaus langsung 'mendandani' pasangan suami istri itu. Keduanya diminta untuk mengeluarkan semua baju gamis dan kain ihram, lalu meminta keduanya memakai semua baju-baju gamis itu sekaligus.

Masykur cengar-cengir sambil berkata, "pak ini sudah sudah rangkap empat."

"Gak apa-apa pak, pakai lagi ini, sayang kalau ditinggal," pinta M. Firdaus.

Masykur pun kembali memakai baju gamis dan baju lainnya, hingga berlapis-lapir. Begitu juga dengan istrinya, Zainab. Sambil tertawa kecil, perempuan setengah baya itu memakai baju hingga lebih 6 lapis.

Setelah tas jinjing keduanya berkurang separoh, BATAMTODAY.COM mengantarkan keduanya kembali mencoba masuk ke ruang security check keberangkatan internasional. Alhamdulillah, kali ini lolos.

"Alhamdulillah, lolos pak," ujar Zainab kepada BATAMTODAY.COM.

"Syukurlah, ayo pak, terus jalan semoga lancar sampai Madura. Alhamdulillah."

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit