logo batamtoday
Kamis, 18 Juni 2026
PKP BATAM


Imigrasi Tanjunguban Gelar 'Ngopi Bareng Tedi', Bahas Perluasan Wilayah Kerja Hingga Penegakan Hukum
Kamis, 18-06-2026 | 18:48 WIB | Penulis: Harjo
 
Program Ngobrol Perihal Imigrasi Bareng Temen Media (Ngopi Bang Tedi) edisi kelima, Kamis (18/6/2026). (Harjo/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban menggelar Program Ngobrol Perihal Imigrasi Bareng Temen Media (Ngopi Bang Tedi) edisi kelima, Kamis (18/6/2026).

Kepala Imograsi Tanjunguban, Adi Hari Pianto, menyampaikan beberapa hal terkait perluasan wilayah kerja, penegakan hukum, hingga peningkatan layanan.

Untuk perluasan wilayah kerja, dalam waktu tiga bulan ke depan akan ada perubahan nama dari Imigrasi Tanjunguban menjadi Imigrasi Bintan. Hal tesebut karena ada penambahan wilayah kerja jadi tujuh kecamatan yakni Kecamatan Bintan Utara, Serikuala Lobam, Teluk Sebong, Teluk Bintan, Bintan Pesisir, Mantang dan Tambelan.

"Walau pun tidak semua wilayah Kebupaten Bintan jadi wilayah kerja, atau diampu namum ada pengembangan wilayah kerja. Dimana wacana sebelumnya akan ada layanan untuk warga Kecamatan Tambelan, namun Imigrasi Tanjungpinang yang akan melaksanakan. Hal tersebut tidak menjadi masalah, karena yang paling penting mendapatkan kemudahan mendapatkan pelayanan," ungkapnya.

Penegakan hukum, terkait dugaan pelanggaran keiimgrasian oleh warga Republik Rakyat Tiongkok (RRT) beberapa waktu lalu, yang akan membuat paspor 8 juni. Dimana berkas kasusnya sudah dinyatakan P21 dan sudah diserahterimankan kepada Kejari Bintan.

"Dalam waktu dekat semoga segera disidangkan, agar mendapatkan hukuman yang setimpal. Dari sisi lain memberikan efek jera kepada WNA lainnya," harapnya.

Juga ada dilakukan deportasi  terhadap satu orang warga negara Maroko, karena kedapatan menjadi bartender di salah satu Cafe di wilayah Bintan Utara.

"Memang tidak langsung dirilis, karena akan berdampak negatif terhadap usaha. Namun komitmen tegas, tidak ada telah bagi WNA mengambil keuntungan, yang bisa merugikan masyarakat," tegasnya.

Apalagi ekonomi kreatif yang dijalankan masyarakat harus dihargai. Namun memberikan teguran kepada pemilik usaha, dengan tidak serta merta mendatangkan orang asing.

Dari sisi lain, pemeriksaan kesehatan bagi pemohon paspor akan dilaksanakan bekerjsama dengan RSJKO EHD Kepri.

"Layanan kesehatan gratis, salah satu komitmen nyata Imigrasi untuk masyarakat, terutama yang jadi pemohon paspor," ungkapnya.

Tidak hanya itu, ada juga program ISSI paspor, pelayanan jemput bola bagi masyarakat, akan dilaksanakan bertepatan dengan adanya ivent ESport di Lagoi, memanfaatkan kegaiatan yang sudah ada dengan pelayanan Imigrasi.

"Berkoordinasi dengan pengelola kawasan Lagoi, mendapatkan respon yang positif.Berklobarasi dengan semua pihak sebagai langkah nyata, untuk memberikan kemudahan untuk masyarakat," tambahnya.

Editor: Yudha

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit