BATAMTODAY.COM, Bintan - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjunguban melakukan evakuasi ular di dua lokasi berbeda dalam dua hari berturut-turut, yakni pada Minggu (14/6/2026) dan Senin (15/6/2026).
Evakuasi pertama dilakukan di warung milik Kamal (51), yang berada di Jalan Tanjung Permai, Gang Losari 2, Kelurahan Tanjungpermai, Kecamatan Seri Kuala Lobam. Petugas menerima laporan dan mengevakuasi ular sekitar pukul 23.00 WIB.
Selanjutnya, pada Senin dini hari sekitar pukul 00.45 WIB, tim Damkar kembali mengevakuasi seekor ular dari rumah milik A Simamora (68) di Jalan Nipah, Gang Ulu Riau, Kampung Melati Dalam, Kelurahan Tanjunguban Kota, Kecamatan Bintan Utara.
Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan kedua ular yang berhasil dievakuasi tersebut merupakan jenis ular cincin emas (Boiga dendrophila).
"Ular yang ditemukan di Tanjungpermai memiliki panjang sekitar 1,5 meter dan saat dievakuasi berada di atas meja kasir warung. Sedangkan ular yang ditemukan di Tanjunguban panjangnya sekitar 2 meter dan berada di kamar mandi rumah warga," ujar Panyodi, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, dalam dua proses evakuasi tersebut, Damkar Tanjunguban mengerahkan enam personel yang sedang bertugas piket.
Panyodi menambahkan, evakuasi hewan berbisa seperti ular, lebah, dan satwa berbahaya lainnya cukup sering dilakukan oleh petugas Damkar Tanjunguban setelah menerima laporan atau permintaan bantuan dari masyarakat.
"Setiap ada laporan dari warga terkait keberadaan hewan berbahaya, petugas akan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan," tutupnya.
Editor: Gokli
