BATAMTODAY.COM, Madinah - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochammad Irfan Yusuf mengundang 23 pimpinan perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah haji di Madinah, Rabu (4/6/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan konsumsi menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang dijadwalkan tiba di Madinah pada 7 Juni 2026.
Dalam arahannya, Gus Irfan menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan katering. Ia meminta seluruh penyedia layanan memperhatikan tiga aspek utama, yakni ketepatan porsi makanan, keamanan pangan, serta ketepatan waktu distribusi kepada jemaah.
"Kami ingin memastikan mereka memasak dan melayani jamaah dengan baik, bersih, dan sehat," ungkap Menhaj yang akrab disapa Gus Irfan itu.
Menurut dia, layanan konsumsi pada gelombang pertama secara umum telah berjalan dengan baik. Namun, kualitas layanan tersebut perlu terus ditingkatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jemaah pada fase berikutnya.
Gus Irfan juga mengungkapkan sejumlah catatan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya. Beberapa di antaranya berkaitan dengan konsistensi gramasi makanan, cita rasa khas Indonesia, daya tahan makanan, serta distribusi yang harus dilakukan tepat waktu agar makanan dapat diterima jemaah dalam kondisi layak konsumsi.
Menanggapi hal itu, perwakilan 23 perusahaan katering menyatakan kesiapan mereka untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah. Mereka berkomitmen melakukan perbaikan dan peningkatan layanan guna memastikan kebutuhan gizi jemaah terpenuhi dengan baik.
Selain kepada penyedia katering, Gus Irfan turut mengingatkan jemaah agar memperhatikan waktu makan selama berada di Madinah. Menurut dia, kedekatan lokasi hotel dengan Masjid Nabawi kerap membuat sebagian jemaah menghabiskan waktu lebih lama untuk beribadah sehingga terlambat mengonsumsi makanan yang telah disediakan.
Ia meminta jemaah segera kembali ke hotel saat waktu makan tiba dan memperhatikan batas waktu aman konsumsi yang tertera pada setiap kemasan makanan.
Dengan penguatan koordinasi antara penyedia layanan dan kedisiplinan jemaah, pemerintah berharap pelayanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia di Madinah selama gelombang kedua dapat berjalan lancar dan kebutuhan nutrisi jemaah tetap terjaga.
Editor: Dardani
