logo batamtoday
Minggu, 17 Mei 2026
PKP BATAM


Indonesia-Belarus Sepakati Kerja Sama Ekonomi Rp 7 Triliun, Airlangga Dorong Implementasi Konkret
Sabtu, 16-05-2026 | 12:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Indonesia dan Belarus memperkuat komitmen kerja sama ekonomi bilateral melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia-Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi serta lima nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antar pelaku usaha dengan total nilai mencapai Rp 7 triliun di Minsk, Belarus, Jumat (15/5/2026). (Kemenko Perekonomian)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Belarus memperkuat komitmen kerja sama ekonomi bilateral melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia-Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi serta lima nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antar pelaku usaha dengan total nilai mencapai Rp 7 triliun.

Penandatanganan berlangsung di Minsk, Belarus, Jumat (15/5/2026), dan menjadi langkah strategis kedua negara dalam memperluas kolaborasi ekonomi di berbagai sektor prioritas.

Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia-Belarus ditandatangani Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bersama Deputi Perdana Menteri Republik Belarus, Viktor Karankevich.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar penguatan implementasi kerja sama ekonomi yang telah dibahas dalam rangkaian sidang bersama, sekaligus memastikan seluruh agenda dapat ditindaklanjuti secara lebih sistematis dan berorientasi pada hasil nyata.

Dalam pertemuan itu, kedua negara membahas sejumlah sektor strategis, mulai dari perdagangan, investasi, industri, pertanian dan ketahanan pangan, kehutanan, perbankan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, hingga pariwisata.

Menko Airlangga menegaskan bahwa dokumen Agreed Minutes bukan sekadar kesepahaman administratif, melainkan instrumen penting untuk mempercepat realisasi proyek kerja sama yang konkret. "Kesepahaman yang telah dicapai dalam SKB ini harus dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus," ujar Airlangga.

Sementara itu, Viktor Karankevich menyampaikan komitmen Belarus untuk terus memperdalam hubungan ekonomi dengan Indonesia, khususnya pada sektor industri, pertanian, dan teknologi. Belarus juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha kedua negara.

Pada kesempatan yang sama, turut ditandatangani lima MoU antar pelaku usaha Indonesia dan Belarus dengan nilai total mencapai Rp 7 triliun. Kesepakatan tersebut meliputi kerja sama antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan Nedra Nezhin, kemudian kerja sama antara PT Indonesia Belarus Jaya dengan OJSC Minsk Dairy Plant Nomor 1, Energi Complekt, OJSC Dolomite, serta Belindo Trade.

Kerja sama bisnis tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan dagang dan investasi Indonesia-Belarus di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam agenda tersebut antara lain Duta Besar RI untuk Moskow, Jose Antonio Morato Tavares, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Punjul Setya Nugraha, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait, termasuk dari APINDO dan KADIN Indonesia.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit