BATAMTODAY.COM, Batam - BP Batam membenarkan kabar perekrutan Alex, pria yang sempat viral setelah muncul dalam video inspeksi mendadak Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, di kawasan Bundaran Simpang Bandara Hang Nadim.
Kepala Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan Alex saat ini tengah menjalani proses penerimaan sebagai anggota Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam. "Pada hari itu juga Alex datang ke Direktorat Pengamanan untuk menjalani proses penerimaan," ujar Ariastuty Sirait, Kamis (7/5/2026).
Menurut Ariastuty, sebelum direkrut, Alex terlebih dahulu mendapat pendampingan dan mitigasi dari Dinas Sosial menyusul polemik yang berkembang setelah video sidak tersebut viral di media sosial.
Ia menjelaskan, sebelumnya Alex bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu kawasan perumahan di Batam. Namun, setelah namanya ramai diperbincangkan publik akibat video tersebut, Alex disebut sudah tidak lagi bekerja di tempat lamanya.
"Kondisi itu menjadi pertimbangan karena yang bersangkutan sudah kehilangan pekerjaan," katanya.
Ariastuty menegaskan Alex mulai bekerja sejak hari itu dengan status tenaga outsourcing, sama seperti personel pengamanan lain di lingkungan Ditpam BP Batam.
Sebelumnya, nama Alex menjadi perhatian publik setelah muncul dalam video sidak Li Claudia Chandra terkait aktivitas pengambilan pasir di kawasan Bundaran Simpang Bandara Hang Nadim. Dalam video yang viral di media sosial itu, sejumlah warga yang mencari pasir mendapat teguran langsung.
Belakangan diketahui, Alex merupakan warga asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bekerja serabutan di Batam.
Kabar perekrutan Alex pertama kali disampaikan tokoh masyarakat NTT di Batam, Simon Payung Masan, melalui unggahan media sosialnya. Simon mengapresiasi langkah BP Batam dan Li Claudia yang dinilai telah memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat kecil.
"Puji Tuhan, akhirnya salah satu pencari pasir bernama Alex asal Maumere, Provinsi NTT mendapat pekerjaan di Ditpam BP Batam," ujar Simon.
Perekrutan Alex dinilai menjadi langkah lanjutan BP Batam untuk meredam polemik yang sebelumnya memicu perdebatan publik terkait pernyataan Li Claudia terhadap warga pendatang dalam video sidak tersebut.
Editor: Gokli
