logo batamtoday
Kamis, 23 April 2026
PKP BATAM


KJRI Jeddah Ungkap Pemerintah Arab Saudi Tegas Tindak Haji Ilegal
Rabu, 22-04-2026 | 20:08 WIB | Penulis: Saibansah
 
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary didampingi Kadader Madinah Kholilurrahman. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, mengingatkan jemaah haji Indonesia yang baru tiba di Madinah untuk menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku di Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji.

Imbauan tersebut disampaikan Yusron usai menyambut kedatangan kloter pertama jemaah asal Yogyakarta di Bandara Madinah, Rabu (22/4/2026).

Menurut Yusron, para jemaah setibanya di Madinah langsung menuju hotel yang berlokasi sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Akses yang dekat ini dinilai memudahkan jemaah dalam beribadah, terutama bagi kelompok lanjut usia.

Ia mengungkapkan, selama terlibat dalam penyelenggaraan haji dalam tiga tahun terakhir, baru kali ini jemaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

Meski demikian, Yusron menyoroti tingginya jumlah jemaah lanjut usia dalam kloter tersebut. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga stamina mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang.

Ia mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri beribadah saat kondisi tubuh tidak fit, serta menjaga pola makan, cukup minum, dan mengonsumsi vitamin bila diperlukan agar tetap prima hingga puncak haji.

Selain aspek kesehatan, Yusron juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan di Arab Saudi, termasuk dalam penggunaan media sosial dan aktivitas di area masjid. Ia mengingatkan jemaah agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang, seperti berfoto sembarangan atau mendokumentasikan petugas keamanan.

Menurut dia, seluruh jemaah wajib menghormati hukum yang berlaku selama berada di negara tersebut guna menghindari permasalahan.

Untuk mengantisipasi potensi kendala, KJRI Jeddah telah menyiapkan Tim Pelindungan Jemaah yang siaga selama 24 jam di Madinah. Tim ini bertugas membantu jemaah apabila menghadapi berbagai persoalan, termasuk yang berkaitan dengan hukum.

Yusron juga mengingatkan petugas haji Indonesia agar tetap disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku, karena secara hukum mereka tetap diperlakukan sama seperti warga lainnya di Arab Saudi.

Terkait haji nonprosedural, ia menegaskan bahwa Pemerintah Arab Saudi kini semakin memperketat pengawasan. Kebijakan larangan berhaji tanpa izin resmi terus diberlakukan secara tegas.

Ia mengungkapkan, ratusan ribu calon jemaah ilegal telah ditertibkan, baik yang dikeluarkan dari Makkah maupun yang ditolak masuk di perbatasan.

Karena itu, masyarakat Indonesia diimbau untuk tidak tergiur dengan praktik haji ilegal, termasuk penyalahgunaan skema tertentu. Risiko yang dihadapi dinilai sangat besar, mulai dari denda, hukuman penjara, deportasi, hingga larangan masuk kembali ke Arab Saudi dalam jangka waktu panjang.

Pemerintah Indonesia melalui KJRI Jeddah bersama instansi terkait, lanjut Yusron, akan terus memperkuat pengawasan dan upaya pencegahan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan sesuai ketentuan.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit