BATAMTODAY.COM, Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus meningkatkan keandalan distribusi energi guna menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat, seiring meningkatnya kebutuhan energi.
Di wilayah Sumbagut, distribusi BBM masih mengandalkan mobil tangki sebagai sarana utama penyaluran ke SPBU dan lembaga penyalur. Untuk meningkatkan efisiensi, Pertamina juga mengoptimalkan skema multimoda, termasuk pemanfaatan Rail Tank Wagon (RTW) untuk distribusi darat dalam skala besar, khususnya di Sumatera Utara, dengan kapasitas penyaluran mencapai sekitar 884 kiloliter per perjalanan.
Selain jalur darat, distribusi energi juga didukung kapal tanker untuk menjangkau wilayah kepulauan dan daerah yang sulit diakses melalui transportasi darat. Integrasi berbagai moda transportasi tersebut memungkinkan penyaluran energi berjalan lebih fleksibel dan adaptif terhadap kondisi geografis Sumbagut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa keandalan distribusi perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak. "Pertamina terus mengoptimalkan distribusi energi melalui berbagai moda transportasi agar penyaluran dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan energi sesuai kebutuhan agar ketersediaannya tetap terjaga secara berkelanjutan," ujarnya.
Dengan dukungan infrastruktur dan sistem distribusi yang terintegrasi, Pertamina memastikan pasokan energi di wilayah Sumbagut tetap aman. Namun demikian, peran aktif masyarakat dalam menghemat penggunaan energi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan distribusi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem distribusi energi sekaligus meningkatkan kesadaran publik dalam penggunaan energi yang efisien sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.
Editor: Gokli
