logo batamtoday
Kamis, 16 April 2026
PKP BATAM


Gastrodiplomasi Indonesia, KBRI Sofia Perkuat Promosi Kuliner Nusantara di Balkan
Sabtu, 28-02-2026 | 09:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Pertemuan jejaring pelaku kuliner di Yati Cooking, satu-satunya restoran Indonesia yang saat ini beroperasi di Bulgaria dan telah terdaftar dalam dasbor gastrodiplomasi Kementerian Luar Negeri. (Kemlu)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sofia (KBRI Sofia) mengintensifkan strategi gastrodiplomasi sebagai bagian dari diplomasi publik Indonesia di kawasan Balkan. Pendekatan ini menempatkan kuliner sebagai instrumen kekuatan lunak (soft power) untuk memperkuat citra bangsa sekaligus mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan.

Di tengah dinamika hubungan internasional yang kian kompleks, diplomasi tidak lagi terbatas pada forum resmi. Melalui cita rasa, rempah, dan pengalaman kuliner, Indonesia membangun pemahaman lintas budaya yang lebih dekat dengan masyarakat.

Data survei 2024 yang diikuti 99 Perwakilan RI mencatat terdapat 1.221 restoran Indonesia di 67 negara dan 338 kota di dunia. Survei tersebut juga memetakan ketersediaan produk rempah dan bumbu Indonesia di pasar internasional sebagai bagian dari penguatan ekosistem kuliner nasional di tingkat global.

Untuk mendukung promosi tersebut, pemerintah menghadirkan dasbor gastrodiplomasi yang memuat persebaran restoran Indonesia di luar negeri melalui laman resmi Kementerian Luar Negeri. Platform ini menjadi rujukan bagi perwakilan RI dan pelaku usaha dalam menyusun strategi promosi sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi.

Pada sektor perdagangan, potensi kuliner Indonesia turut tercermin dari kinerja ekspor. Sepanjang 2024, Indonesia mengekspor 30 jenis rempah dan sembilan produk kuliner ke berbagai negara. Data tersebut menegaskan bahwa kuliner bukan sekadar ekspresi budaya, tetapi juga aset ekonomi strategis.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menekankan pentingnya sinergi dalam mempromosikan gastronomi Indonesia di tingkat global. "Mempromosikan masakan Indonesia sebagai merek nasional bukanlah hal yang mudah dan tidak dapat dilakukan sendiri. Hal ini membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi di antara semua pemangku kepentingan," ujarnya.

KBRI Sofia Galang Jejaring Chef Indonesia

Implementasi strategi tersebut di Balkan diwujudkan melalui langkah konkret KBRI Sofia yang menggalang kolaborasi dengan para chef Indonesia di Bulgaria. Pertemuan jejaring pelaku kuliner digelar di Yati Cooking, satu-satunya restoran Indonesia yang saat ini beroperasi di Bulgaria dan telah terdaftar dalam dasbor gastrodiplomasi Kementerian Luar Negeri.

Duta Besar RI untuk Bulgaria, Listiana Operananta, menegaskan bahwa promosi kuliner Nusantara perlu diperluas agar menjangkau masyarakat Bulgaria dan kawasan Balkan secara lebih luas.

Menurutnya, diplomasi kuliner tidak hanya memperkenalkan makanan sebagai produk konsumsi, tetapi juga menyampaikan narasi tentang identitas bangsa, kekayaan rempah, serta keragaman budaya Indonesia. Ia menyebut kolaborasi antara perwakilan diplomatik, pelaku usaha, dan komunitas lokal menjadi kunci keberhasilan strategi tersebut.

Tantangan dan Ekspansi ke Balkan

Meski minat masyarakat Bulgaria terhadap masakan Indonesia dinilai cukup tinggi, jumlah restoran Indonesia di negara tersebut masih terbatas. Saat ini, Yati Cooking menjadi satu-satunya restoran Indonesia yang tercatat aktif.

KBRI Sofia terus mendorong pertumbuhan restoran Indonesia, termasuk di wilayah rangkapan seperti Albania dan Makedonia Utara. Upaya itu dilakukan melalui fasilitasi jejaring pelaku usaha, promosi peluang investasi kuliner, serta penyediaan informasi teknis pembukaan usaha di luar negeri.

Bagi Indonesia, gastrodiplomasi bukan sekadar memperkenalkan makanan, melainkan membangun koneksi emosional antarbangsa. Cita rasa menjadi bahasa universal yang melampaui perbedaan budaya dan latar sosial.

Melalui sinergi pemerintah pusat, perwakilan diplomatik, pelaku usaha, dan diaspora, Indonesia terus memperluas jejak kulinernya di panggung global. Dari Sofia, diplomasi rasa dirintis dengan harapan semakin banyak hidangan Nusantara hadir di meja makan dunia.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit