logo batamtoday
Jum'at, 30 Januari 2026
PKP BATAM


Golden Rama Perkuat Peran Travel Curator Lewat Rute Unik Asia Selatan yang Sarat Makna
Kamis, 22-01-2026 | 10:48 WIB | Penulis: Redaksi
 
Tren tersebut mendorong Golden Rama Tours & Travel memperkuat posisinya sebagai travel curator dengan menghadirkan rute-rute unik ke kawasan Asia Selatan. (Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional yang menawarkan pengalaman personal, autentik, dan bermakna terus meningkat. Tren tersebut mendorong Golden Rama Tours & Travel memperkuat posisinya sebagai travel curator dengan menghadirkan rute-rute unik ke kawasan Asia Selatan, seperti Pakistan, India (Leh Ladakh), Nepal, dan Bhutan.

General Manager Communications and CRM Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, mengatakan bahwa pola perjalanan wisata saat ini tidak lagi berorientasi pada destinasi populer semata, melainkan pada pengalaman yang memiliki nilai emosional dan konteks budaya yang kuat.

"Wisatawan saat ini tidak lagi mencari perjalanan yang seragam. Mereka menginginkan pengalaman yang relevan secara personal, menghadirkan cerita, dan memberi perspektif baru," ujar Ricky Hilton dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, rute Asia Selatan dikurasi secara khusus karena menawarkan bentang alam ekstrem, kekayaan budaya, serta nilai spiritual yang kuat. Karakter tersebut menjadikan kawasan Asia Selatan sebagai destinasi experience-led travel yang masih tergolong langka dan belum banyak digarap agen perjalanan di Indonesia.

Tren ini sejalan dengan laporan Travel Trends 2025 dari Mastercard Economics Institute yang mencatat meningkatnya minat wisatawan Asia Pasifik untuk menjelajahi destinasi non-mainstream, termasuk Asia Selatan, sebagai alternatif dari tujuan global yang sudah jenuh.

Memasuki 2026, Pakistan menjadi salah satu destinasi unggulan Golden Rama di kawasan tersebut. Negara ini menawarkan kombinasi lanskap pegunungan, sejarah peradaban, dan pengalaman perjalanan yang relatif belum banyak dijelajahi wisatawan Indonesia. Salah satu daya tariknya adalah Sarfaranga Cold Desert di kawasan Skardu, gurun pasir bersuhu sejuk yang berada di kaki pegunungan bersalju.

Perjalanan ke Pakistan dirancang sebagai eksplorasi menyeluruh yang mencakup Islamabad, Skardu, dan Gilgit, dengan panorama Danau Kachura, Hunza Valley, Haramosh Valley, Attabad Lake, hingga Naltar Valley. Rute tersebut juga diperkaya dengan kunjungan ke Swat, Malam Jabba, serta kota bersejarah Lahore yang memiliki ikon budaya seperti Badshahi Mosque dan Lahore Fort.

Selain Pakistan, Golden Rama turut mengkurasi destinasi ikonik Asia Selatan lainnya. Di Nepal, wisatawan diajak mengunjungi Swayambhunath Stupa, situs warisan dunia UNESCO yang menghadap langsung ke Lembah Kathmandu dan dikenal sebagai simbol spiritual serta ruang kontemplasi.

Sementara di Bhutan, perjalanan diarahkan ke Taktsang Monastery atau Tiger’s Nest, biara legendaris yang menempel di tebing setinggi sekitar 900 meter di atas Lembah Paro. Destinasi ini dikenal menghadirkan pengalaman reflektif yang sejalan dengan filosofi kebahagiaan dan kesederhanaan masyarakat Bhutan.

Di India bagian utara, Leh Ladakh menjadi sorotan melalui Pangong Lake, danau air asin tertinggi di dunia yang dikenal dengan perubahan warna airnya yang dramatis. Lanskap ekstrem ini menawarkan pengalaman perjalanan di dataran tinggi yang menantang secara fisik sekaligus menenangkan secara batin.

Seiring meningkatnya minat terhadap rute-rute tersebut, Golden Rama menargetkan pertumbuhan portofolio Asia Selatan sebagai emerging market di atas 10 persen pada 2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kurasi produk bernilai tinggi dan permintaan wisatawan yang semakin selektif.

"Bagi kami, perjalanan bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi tentang bagaimana seseorang membangun koneksi dengan dunia dan kembali dengan cara pandang yang baru," kata Ricky Hilton.

Ia menegaskan, melalui rute-rute Asia Selatan yang dikurasi secara khusus, Golden Rama ingin menghadirkan perjalanan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mampu menumbuhkan pemahaman, refleksi, dan makna bagi wisatawan.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit