logo batamtoday
Jum'at, 22 Mei 2026
PKP BATAM


Nasabah Tanjunguban Ungkap Dugaan Penipuan Investasi Asuransi AXA Mandiri
Rabu, 28-05-2025 | 10:08 WIB | Penulis: Harjo
 
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri). (Foto: Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Seorang nasabah asal Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, mengaku menjadi korban dugaan penipuan investasi asuransi oleh PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri).

Pria bernama Wei Tak, atau akrab disapa Atak, menyatakan bahwa dana sebesar USD 40.400 yang ia setorkan sejak tahun 2021 tidak kembali utuh, bahkan jauh dari janji awal adanya bonus pengembalian.

Wei Tak menjelaskan, dirinya mulai menjadi pemegang polis AXA Mandiri setelah ditawari langsung oleh pimpinan cabang Bank Mandiri Tanjunguban, berinisial JS, dan rekannya LS, yang mendatangi tokonya pada April 2021.

"Waktu itu, mereka menjelaskan bahwa setelah empat tahun, uang investasi saya akan kembali penuh dengan tambahan bonus. Karena sudah kenal baik, saya percaya dan langsung setuju tanpa berpikir panjang," ungkap Wei Tak kepada BATAMTODAY.COM, Selasa (27/5/2025).

Wei Tak pun menyetor dana sebesar USD 10.100 pada tahun pertama dan melanjutkannya hingga empat tahun berturut-turut, sehingga total dana yang diinvestasikan mencapai USD 40.400. Ia mengaku, seluruh dana dikirim langsung dari rekening pribadinya dalam mata uang dolar Amerika Serikat ke AXA Mandiri.

Namun, saat memasuki tahun kelima, harapan akan pencairan dana penuh justru pupus. Dari notifikasi email yang diterimanya pada Februari 2025, saldo investasinya hanya tersisa sekitar USD 36.000. Tidak hanya tidak mendapatkan bonus, dana pokok pun disebut telah berkurang tanpa penjelasan yang memadai.

"Celakanya, uang saya malah berkurang, bukan bertambah. Saya merasa sangat dirugikan karena ini jelas tidak sesuai dengan janji mereka," ujarnya kecewa.

Atak juga memaparkan proses komunikasi untuk mencari kejelasan terkesan berlarut-larut. Ia telah berupaya menghubungi JS yang pertama kali menawarkan produk tersebut, namun diarahkan kepada beberapa pihak lain, termasuk seorang wanita bernama Febi yang disebut sebagai manajer AXA Mandiri Batam. Febi sempat berjanji akan datang ke Tanjunguban, tetapi hingga kini tidak pernah menepati janji tersebut.

Lebih lanjut, Wei Tak juga menyebut nama Megayanti, yang disebut sebagai manajer AXA Mandiri Zona II Batam. Ia diminta mengisi formulir pengaduan untuk diteruskan ke kantor pusat. Beberapa hari kemudian, pihak AXA Mandiri pusat menghubunginya untuk meminta klarifikasi.

"Pada Jumat, 23 Mei 2025, saya dihubungi langsung oleh pihak pusat. Namun mereka menyampaikan bahwa dana tidak dapat dikembalikan secara penuh. Ini sangat mengecewakan," tuturnya.

Atak berharap AXA Mandiri bersikap profesional dan menunaikan apa yang telah dijanjikan sejak awal. Ia juga meminta pihak-pihak berwenang, terutama regulator perbankan dan jasa keuangan, agar segera menyelidiki kasus ini.

"Saya yakin bukan saya saja yang mengalami hal seperti ini. Jika tidak segera ditindak, bisa jadi lebih banyak nasabah yang dirugikan. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan jadi hancur," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak AXA Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dugaan penipuan tersebut.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit