BATAMTODAY.COM, Batam - Perkumpulan Keluarga Sulawesi Selatan (PKSS) melakukan restrukturisasi kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, hingga daerah dalam rapat istimewa yang berlangsung di Ballroom Hotel K Seraya, Batam, Sabtu (14/6/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas kerja menghadapi berbagai agenda strategis pada masa mendatang.
Dalam perombakan struktur organisasi tersebut, jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKSS Kepulauan Riau resmi beralih dari Masrur Amin SH MH kepada Eko Santoso. Sementara itu, posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKSS Kota Batam yang sebelumnya dijabat Prof Larisang kini dipercayakan kepada Aminuddin.
Di tingkat pusat, posisi Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKSS yang sebelumnya diemban Imelda Fransicha diserahkan kepada Masrur Amin. Adapun jabatan Wakil Ketua Umum II DPP PKSS yang ditinggalkan Eko Santoso kini diisi oleh Khaeruddin SH MH. Sementara Imelda Fransicha mendapat amanah baru sebagai Koordinator Hukum DPP PKSS.
Wakil Ketua Umum DPP PKSS Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Andi Zainal Abidin, yang mewakili Ketua Umum DPP PKSS Akhmad Rosano, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah mendukung proses restrukturisasi tersebut.
"Selamat kepada seluruh personel yang mengisi formasi baru. Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah mendukung proses ini," ujar Andi Zainal Abidin.
Ia berharap para pengurus yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas secara optimal agar roda organisasi berjalan lebih efektif di seluruh tingkatan. "Harapannya, seluruh struktur yang baru dapat cepat beradaptasi sehingga roda organisasi dapat berjalan lebih maksimal," katanya.
Rapat istimewa tersebut turut dihadiri para dewan pendiri dan dewan penasihat PKSS, di antaranya H Zainuddin Sage, Ketua Umum DPP PKSS Akhmad Rosano, Ketua DPD PKSS Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Salahuddin Andi Pampang, serta sejumlah pengurus dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah.
Menurut Andi, proses restrukturisasi berjalan lancar dan menjadi bagian dari upaya pendewasaan organisasi dalam menghadapi dinamika internal maupun tantangan eksternal. "Proses restrukturisasi ini berjalan secara dinamis dan memberikan banyak pembelajaran bagi organisasi. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak," ujarnya.
Ia menambahkan, restrukturisasi tidak hanya bertujuan mengisi posisi kepengurusan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai agenda penting di masa depan, termasuk momentum politik nasional dan daerah pada 2029 dan 2030.
"Dengan Sekretaris Jenderal yang baru serta kepemimpinan baru di DPW Kepri dan DPD Batam, kami berharap PKSS semakin solid dan mampu berkontribusi lebih besar ke depan," pungkasnya.
Melalui penyegaran kepengurusan ini, PKSS optimistis dapat memperkuat peran organisasi sebagai wadah pemersatu masyarakat Sulawesi Selatan di berbagai daerah sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan sosial dan kemasyarakatan.
Editor: Gokli
