logo batamtoday
Sabtu, 13 Juni 2026
PKP BATAM


Gubernur Ansar Paparkan Penataan Infrastruktur Kawasan Pulau Penyengat di Tiga Kementrian
Jum\'at, 12-06-2026 | 18:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Gubernur Ansar Ahmad didampingi sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri beraudiensi dengan Wakil Menteri PU Diana Kusumawati. (Banhub Kepri)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Penataan Kawasan Pulau Penyengat sebagai Cagar Budaya Nasional menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Keseriusan itu ditunjukkan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dengan melakukan pembahasan tingkat lanjut di tingkat Pemerintah Pusat.

Dalam rankaian kerja ke Jakarta, 10-11 Juni 2026, Gubernur Ansar Ahmad melakukan audiensi tiga Kementrian, dan memaparkan kembali rencana serta progres capaian atas penataan infrastruktur di Pulau Penyengat.

Setelah sebelumnya beraudiensi serta meminta dukungan terhadap rencana penataan Pulau Penyengat serta pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Kementrian Kebudayaan, Gubenrur Ansar juga melakukan audiensi di Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada 10 Juni, serta Kementrian Pekerjaan Umum (PU), 11 Juni.

Di Kementrian PPN/Bappenas, Gubernur Ansar terlibat cukup banyak pembahasan bersama Menteri Rachmat Pambudy. Demikian halnya dalam pembahasan bersama Wakil Menteri PU Diana Kusumawati.

Di tiga kementrian ini Gubernur Ansar berharap dukungan rehabilitasi terhadap objek-objek cagar budaya dalam rangka upaya pelestarian.

Terkait Pulau Penyengat sebagai kawasan cagar budaya nasional, Gubernur Ansar menjelaskan jika saat ini tengah berproses pengembangan rencana pembangunan museum dengan konsep museum terbuka yang mencakup keseluruhan wilayah Pulau Penyengat dan direncanakan menjadi yang pertama di Indonesia.

"Pemprov Kepri merencanakan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan penguatan identitas budaya Melayu," ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur juga menjelaskan jika peletakan batu pertama (groundbreaking) Museum dan Monumen Tugu Bahasa direncanakan pada akhir Juli 2026 mendatang.

"Pengembangan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pihak swasta," ungkap Gubernur Ansar.

Membersamai Gubernur Ansar dalam kesempatan ini di antaranya Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, Kepala Bappeda Aries Fhariandi, Kepala Dinas Perkim Said Nur Syahdu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Kepri Jumhari, dan Karo Adpim Dodi Sepka Novyandi.

Editor: Yudha

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit