BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Isu kemunculan pocong yang beredar di media sosial dan grup percakapan warga dalam sepekan terakhir memicu keresahan di sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang mengintensifkan patroli di fasilitas umum dan kawasan permukiman padat penduduk.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Tanjungpinang, Irwan Yacub, mengatakan patroli wilayah sebenarnya telah menjadi agenda rutin. Namun, maraknya informasi mengenai dugaan penampakan pocong membuat pengawasan ditingkatkan dengan melibatkan pamong wilayah, ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat setempat.
"Isu ini kami respons dengan mengoptimalkan patroli lapangan. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik yang dilaporkan warga, khususnya pada malam hari," ujar Irwan, Kamis (4/6/2026).
Meski demikian, Irwan menegaskan hingga saat ini belum ditemukan bukti yang dapat mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Sebagian besar laporan yang diterima berasal dari video singkat dan pesan berantai yang belum terverifikasi.
Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah kepanikan yang berpotensi meluas akibat beredarnya informasi yang belum jelas sumbernya.
Selain meningkatkan patroli, Satpol PP juga memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memantau perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.
Irwan menegaskan, apabila ditemukan pihak yang sengaja menyebarkan ketakutan atau informasi menyesatkan yang mengganggu ketertiban umum, Satpol PP akan berkoordinasi dengan kepolisian guna menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada RT, RW, atau melalui layanan darurat 112," katanya.
Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat penerangan lingkungan, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta menghindari tindakan yang melanggar hukum atau main hakim sendiri.
Hingga Kamis malam, kondisi di sejumlah wilayah yang disebut dalam laporan warga terpantau aman dan kondusif. Satpol PP bersama aparat kewilayahan memastikan patroli gabungan akan terus dilakukan hingga situasi kembali normal dan isu yang berkembang di masyarakat mereda.
Editor: Gokli
