logo batamtoday
Jum'at, 15 Mei 2026
PKP BATAM


Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Madinah Menuju Makkah
Jum\'at, 15-05-2026 | 14:08 WIB | Penulis: Saibansah
 
Kadaker Madinah, Khalilurrahman berfoto dengan para petugas PPIH Arab Saudi 2026 sektor Bir Ali seusai melepas jemaah haji Indonesia dari Madinah. (Foto: MCH PPIH Arab Saudi 2026)  

BATAMTODAY.COM, Madinah - Operasional pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah resmi berakhir pada Jumat (15/5/2026). Tiga kelompok terbang (kloter) terakhir, yakni UPG 21, KJT 20, dan BTH 14, telah diberangkatkan untuk menunaikan umrah wajib di Masjidil Haram.

Sebanyak sekitar 1.278 jemaah tercatat singgah di Masjid Dzulaulaifah atau Bir Ali guna mengambil miqat sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Proses niat ihram berlangsung tertib dengan pendampingan petugas yang membantu memastikan kesiapan jemaah, termasuk kelengkapan pakaian ihram sebelum keberangkatan bus.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, mengatakan seluruh tahapan pemberangkatan pada hari terakhir berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

"Alhamdulillah, semua berjalan tertib dan tidak ada persoalan krusial di lapangan. Madinah kini mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama," ujarnya saat memantau proses pemberangkatan di Bir Ali.

Ia juga memastikan jemaah yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tetap mendapatkan pengawasan medis. Menurut dia, jemaah yang telah dinyatakan layak bepergian akan diberangkatkan ke Makkah dengan pendampingan khusus.

Sementara itu, Kepala Sektor Khusus (Seksus) Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan pelayanan kepada jemaah tetap dilakukan secara maksimal meski jumlah jemaah yang diberangkatkan pada hari terakhir lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Perhatian khusus, kata Divia, diberikan kepada jemaah lanjut usia. Petugas menyiapkan kendaraan penghubung berupa golf car untuk membantu mobilitas lansia yang memiliki keterbatasan fisik selama proses miqat.

"Kami berupaya agar jemaah lansia tetap nyaman dan dapat melihat langsung suasana Bir Ali tanpa harus berjalan jauh," katanya.

Di tengah meningkatnya suhu udara di Madinah yang sempat mencapai 42 derajat celsius, jemaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan. Cuaca di Makkah diperkirakan lebih panas menjelang puncak ibadah haji.

Petugas mengingatkan jemaah untuk rutin mengonsumsi air putih, menggunakan payung dan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta memperbanyak waktu istirahat guna menjaga stamina sebelum menjalani rangkaian ibadah haji berikutnya.

Dengan keberangkatan tiga kloter terakhir tersebut, operasional Daker Madinah kini akan difokuskan pada persiapan penyambutan jemaah haji gelombang kedua yang dijadwalkan tiba setelah puncak haji.

Editor: Dardani

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit