logo batamtoday
Selasa, 21 April 2026
PKP BATAM


BEI-KSEI Rilis Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen, Perkuat Transparansi Pasar Modal
Selasa, 21-04-2026 | 13:48 WIB | Penulis: Aldy
 
Ilustrasi.  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi menerbitkan informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen sebagai langkah memperkuat transparansi pasar modal Indonesia.

Kebijakan tersebut diumumkan pada Selasa (3/3/2026) dan merupakan tindak lanjut dari keputusan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka kepada publik.

Sesuai ketentuan, data kepemilikan saham di atas 1 persen akan disediakan oleh KSEI dan dipublikasikan secara berkala setiap bulan melalui situs resmi BEI. Informasi ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal nasional.

Pelaksana tugas (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sekaligus memperkuat tata kelola pasar. "Penguatan kualitas data pasar merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun pasar modal Indonesia yang kredibel dan terpercaya. Dengan keterbukaan informasi yang semakin baik, diharapkan kepercayaan, integritas, dan kredibilitas pasar modal nasional akan semakin kokoh," ujar Jeffrey, dalam keterangan pers, Selasa (21/4/2026).

Secara global, keterbukaan data kepemilikan saham telah menjadi praktik umum dalam penerapan prinsip good corporate governance (GCG). Dengan kebijakan ini, pasar modal Indonesia dinilai semakin selaras dengan standar internasional yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan investor.

BEI dan KSEI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keterbukaan informasi sesuai praktik terbaik global, sekaligus menjaga terciptanya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

Bagi investor, ketersediaan data kepemilikan saham yang lebih rinci dapat menjadi referensi tambahan dalam melakukan analisis fundamental. Informasi tersebut dapat dipadukan dengan laporan keuangan, kinerja laba, arus kas, serta prospek industri untuk menghasilkan keputusan investasi yang lebih komprehensif.

Selain itu, transparansi dinilai berperan penting dalam memperkuat integritas pasar. Ketersediaan informasi yang terbuka dan merata diyakini mampu menekan asimetri informasi sehingga mekanisme pembentukan harga saham berlangsung lebih adil.

Langkah ini sekaligus menegaskan peran BEI tidak hanya sebagai penyelenggara perdagangan efek, tetapi juga sebagai institusi yang aktif mendorong penguatan tata kelola serta perlindungan investor. Dalam konteks pengembangan inklusi keuangan nasional, kebijakan ini menjadi fondasi penting untuk membangun pasar modal yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit