logo batamtoday
Rabu, 17 Juni 2026
PKP BATAM


50 Pemohon Disabel Ikuti Proses Biometrik
Imigrasi Batam Hadirkan Layanan 'Paspor Simpatik' Penyandang Disabilitas
Sabtu, 06-12-2025 | 11:28 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Layanan 'Paspor Simpatik' Bagi Penyandang Disabilitas di Museum Raja Ali Haji, Alun-alun Engku Putri, Batam Center. (Aldy/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghadirkan layanan "Paspor Simpatik" bagi penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional.

Program pelayanan jemput bola ini dipusatkan di Museum Raja Ali Haji, Alun-alun Engku Putri, Batam Center, bekerja sama dengan K3S dan Pemerintah Kota Batam.

Kasi Dokumen Perjalanan Imigrasi Batam, Doni Lusindra, mengatakan layanan khusus ini merupakan bukti komitmen Imigrasi untuk hadir melayani seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

"Kami ingin membuktikan bahwa Imigrasi Batam selalu hadir di setiap kesempatan, termasuk untuk penyandang disabilitas. Hari ini kami bekerja sama dengan K3S dan Pemko Batam untuk memberikan layanan permohonan paspor langsung di lokasi," ujarnya.

Doni menjelaskan, pelayanan difokuskan bagi peserta kegiatan K3S yang datang bersama keluarga. Imigrasi menargetkan sekitar 50 pemohon dapat mengikuti pengambilan foto biometrik hingga batas layanan pukul 12.00 WIB.

"Untuk pencetakan paspor akan diproses tiga hari kerja setelah pemohon melakukan pembayaran PNBP. Semua peralatan layanan keliling kami hadirkan lengkap," tambahnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Batam dan K3S sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

"Semangatnya sama, memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat Batam, khususnya penyandang disabilitas," katanya.

Ketua LPA Batam, Lina, turut mengapresiasi langkah Imigrasi Batam yang dinilai memberi kemudahan nyata bagi penyandang disabilitas.

"Kami berterima kasih kepada Imigrasi. Ini memudahkan anak-anak kita dan keluarganya. Luar biasa, dan semoga berlanjut tahun depan," ujarnya.

Lina menilai layanan ini sebagai bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan publik, baik dari SLB negeri maupun swasta.

"Anak-anak ini semuanya sama. Mereka berhak mendapatkan layanan publik tanpa hambatan. Imigrasi membuat terobosan yang sangat membantu mereka memperoleh paspor," tegasnya.

K3S juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang dinilai sangat bermanfaat, termasuk pemberian kuota layanan yang lebih besar bagi pemohon disabilitas, serta berharap ada range atau prioritas khusus bagi penyandang disabilitas pada kegiatan berikutnya.

Program "Paspor Simpatik" menjadi momentum hadirnya Imigrasi Batam di tengah masyarakat. Layanan ini diharapkan terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak kelompok rentan pada kesempatan mendatang.

Editor: Yudha

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit