BATAMTODAY.COM, Batam - Kasus kecelakaan maut di Jalan Ahmad Yani, Batam, kembali memicu sorotan publik. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas setelah ditabrak mobil sport Nissan GTR 3800 CC beberapa hari lalu. Tragisnya, pengemudi mobil mewah itu langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas di Batam, setelah sebelumnya tabrakan di kawasan Tiban juga belum menemukan titik terang. Publik mendesak agar kepolisian segera menuntaskan penyelidikan demi keadilan bagi keluarga korban.
Sekretaris Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas, menegaskan pihaknya akan mengawal penuh proses hukum kasus ini. Menurutnya, transparansi mutlak dibutuhkan agar penanganan tidak menimbulkan kecurigaan.
"Saya apresiasi teman-teman wartawan yang mengontrol persoalan ini. Sekarang kita berikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian untuk betul-betul melakukan penyelidikan," ujar Anwar, Senin (25/8/2025).
Meski demikian, ia mengingatkan penetapan tersangka tidak bisa terburu-buru. "Untuk menetapkan tersangka diperlukan bukti dan prosedur hukum yang matang. Karena kita (DPRD) tidak ikut dalam penyelidikan, maka sepenuhnya kita percayakan ke aparat kepolisian," jelasnya.
Anwar, yang akrab disapa Acang, memastikan DPRD Batam tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan agar penyelidikan berjalan terbuka.
"Kami akan terus mengawasi proses itu tetap berjalan dan menunggu hasil kepolisian untuk mempublikasikan tersangka penabrakan tersebut," tegasnya.
Editor: Gokli
