logo batamtoday
Sabtu, 02 Mei 2026
PKP BATAM


Kementerian Transmigrasi dan BP Batam Kembangkan Pertanian di Pulau Galang
Rabu, 13-08-2025 | 16:08 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara di Pulau Galang, Kota Batam. (Aldy/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kementerian Transmigrasi menggandeng Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mengembangkan Pulau Galang, Kepulauan Riau, di sektor pertanian dan peternakan. Program ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan di Batam.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengatakan konsep pengembangan Pulau Galang akan mengacu pada Rempang Eco City sebagai role model transmigrasi modern, di mana perpindahan penduduk disertai pembangunan kehidupan dan penguatan gotong royong.

"Transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, tetapi juga pembangunan kehidupan berbasis gotong royong. Kita ingin pembangunan ini memberikan manfaat nyata," ujar Iftitah, Selasa (12/8/2025).

Sejalan dengan kunjungan tersebut, Kementerian Transmigrasi menyerahkan 94 Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada warga Tanjung Banun, melengkapi 68 sertifikat yang telah diberikan sebelumnya. Total 162 bidang tanah kini resmi menjadi milik warga terdampak proyek Rempang Eco City.

Program ini merupakan bagian dari Trans Tuntas, yang memberikan kepastian hukum atas tanah bagi transmigran, sekaligus memberdayakan transmigrasi lokal dan memindahkan sumber daya manusia unggul ke kawasan transmigrasi.

Penyerahan sertifikat dilakukan secara bertahap. Sertifikat tersebut menjamin kepemilikan lahan seluas 500 meter persegi bagi setiap kepala keluarga. Menurut Iftitah, hal ini menjadi simbol penghargaan negara sekaligus jaminan kepastian hukum bagi warga.

Senada, Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar mengatakan, keberadaan pemerintah pusat memberi dampak nyata bagi warga Tanjung Banun. Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi permukiman terintegrasi dengan fasilitas lengkap, mulai dari sekolah, makam, kantor pemerintah, SPBU, pelabuhan, hingga sarana ibadah.

"Ini adalah janji negara kepada warga. Jangan ada lagi keraguan atau rasa risau, karena sarana dan prasarana akan dilengkapi, dan sertifikat sudah diberikan," tegasnya.

Amsakar juga memaparkan bahwa pemerintah akan melengkapi infrastruktur jalan, akses air bersih, listrik, sarana pendidikan, dan kesehatan, sehingga kawasan Tanjung Banun menjadi contoh permukiman layak huni.

Selaras dengan itu, Menteri Iftitah menegaskan bahwa pemerintah akan membangun 200 unit rumah, melakukan pematangan lahan, menyediakan sarana air bersih, sekolah, 14 unit perahu, ruang terbuka hijau, rumah produksi pengolahan ikan, SPBU, serta mendukung penanaman tanaman pekarangan.

Selain itu, akan dibangun Kampus Patriot, yaitu kampus lapangan dengan metode hybrid pendidikan jarak jauh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Saya mengapresiasi Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota yang siang malam mengupayakan agar kawasan Tanjung Banun dapat dibangun menjadi wilayah yang maju dan sejahtera," tutup Iftitah.

Editor: Yudha

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit