logo batamtoday
Jum'at, 24 April 2026
PKP BATAM


BI Kepri Dorong UMKM Naik Kelas Lewat QRIS, Wagub Nyanyang Apresiasi Dampak Positif Digitalisasi
Selasa, 29-07-2025 | 13:28 WIB | Penulis: Aldy Daeng
 
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat dijumpai di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (29/7/2025) pagi. (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan apresiasi tinggi atas inovasi digitalisasi sistem pembayaran yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Kepri, khususnya dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan QRIS di ajang Creative and Innovative Riau Islands Carnival (Cernival) 2025.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan rasa bangganya terhadap terobosan BI Kepri yang dinilai berhasil memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi sektor ekonomi kerakyatan.

"Kami sangat mengapresiasi langkah BI Kepri yang mendorong UMKM naik kelas melalui penerapan QRIS. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemangku kepentingan berdampak positif terhadap ekonomi daerah," ujar Nyanyang saat dijumpai di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (29/7/2025) pagi.

Menurut Nyanyang, sinergi antara BI Kepri dan Pemprov Kepri dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berhasil menghadirkan program konkret yang menggerakkan ekonomi lokal. Ia juga optimistis pertumbuhan ekonomi Kepri, khususnya Kota Batam, akan mampu melampaui target nasional.

"Kami akan terus menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi dengan BI Kepri demi kemajuan bersama," tambahnya.

QRIS Perkuat Kedaulatan Rupiah dan Daya Tarik Wisata

Melalui Cernival 2025, menurut Nyanyang, BI Kepri berhasil membangun kolaborasi lintas sektor dan menciptakan ruang edukasi publik yang menyenangkan. Ia menyebut digitalisasi pembayaran melalui QRIS tak hanya memperkuat kedaulatan rupiah di negeri sendiri, tetapi juga memudahkan wisatawan mancanegara dalam bertransaksi di daerah.

"Penerapan QRIS ini adalah simbol bahwa rupiah tetap berdaulat dan sekaligus ramah bagi wisatawan. Efektivitasnya terlihat jelas selama pelaksanaan Cernival," kata Nyanyang.

Transaksi QRIS Meningkat 164 Persen

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto, mengungkapkan bahwa selama dua hari pelaksanaan Cernival 2025, jumlah transaksi QRIS melonjak signifikan hingga 73.140 transaksi. Angka ini meningkat 164 persen dibandingkan pelaksanaan Cernival 2023 yang mencatat 27.682 transaksi.

"Seluruh wahana, bazar UMKM, hingga lomba-lomba dalam Cernival hanya melayani pembayaran via QRIS. Ini sekaligus menjadi cara efektif untuk membiasakan masyarakat menggunakan sistem pembayaran digital," ujar Rony.

Ia menambahkan, pendekatan edukatif yang dikemas melalui festival rakyat menjadi kunci keberhasilan adopsi QRIS. Wahana seperti rumah hantu, komidi putar, hingga ajang Night Run sepenuhnya terintegrasi dengan QRIS. Bahkan, beberapa petugas menggunakan kaus bergambar barcode QRIS agar langsung dapat dipindai oleh pengunjung.

Night Run Jadi Kampanye Ekonomi Digital Inklusif

Night Run 2025 yang digelar Sabtu malam (26/7/2025) menjadi salah satu magnet utama Cernival. Lomba lari malam ini diikuti 1.500 peserta dan mengusung misi kampanye ekonomi digital yang inklusif. Peserta yang menyelesaikan 25 transaksi QRIS berhak mendapatkan jersey, medali, serta kupon konsumsi di bazar UMKM.

"QRIS bukan sekadar alat bayar. Ini adalah simbol transformasi digital Indonesia. Dan Cernival ini menjadi bukti bahwa edukasi bisa dilakukan dengan cara menyenangkan," pungkas Rony.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit