logo batamtoday
Sabtu, 02 Mei 2026
PKP BATAM


Perkuat Industri Batam, Bank Mandiri Genjot Digitalisasi Perbankan
Jum\'at, 18-07-2025 | 10:48 WIB | Penulis: Aldy
 
Vice President Bank Mandiri, Firman Sumabrata, dalam Batam Investment Forum 2025 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam, Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, dan Apindo Batam, Kamis (17/7/2025). (Foto: Aldy)  

BATAMTODAY.COM, Batam - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperluas layanan digital perbankan guna mendukung kemudahan transaksi dan efisiensi proses bisnis bagi pelaku industri dan pengusaha, khususnya di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Inisiatif ini sejalan dengan upaya memperkuat Batam sebagai pusat industri manufaktur dan ekspor utama Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Vice President Bank Mandiri, Firman Sumabrata, dalam Batam Investment Forum 2025 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam, Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, dan Apindo Batam, Kamis (17/7/2025).

Firman menjelaskan pihaknya telah mengembangkan sejumlah inovasi layanan digital untuk menjawab kebutuhan dunia usaha yang menuntut kecepatan dan efisiensi. Salah satu layanan unggulan adalah sistem electronic invoice present and payment, yang menggantikan metode manual dalam pengelolaan tagihan.

"Kalau dulu proses penagihan masih manual dan rawan keterlambatan, kini sudah bisa dikelola secara digital. Invoice dikirim, diterima, dan dibayar secara elektronik, sehingga potensi kehilangan dokumen dan keterlambatan pembayaran bisa diminimalisasi," ujar Firman.

Layanan tersebut dilengkapi fitur notifikasi otomatis yang memungkinkan pelaku usaha memantau transaksi secara real-time, baik untuk kebutuhan individu maupun korporasi melalui aplikasi digital Bank Mandiri.

Selain itu, Bank Mandiri juga telah mengimplementasikan layanan bank garansi digital. Melalui sistem ini, nasabah dapat memperoleh dokumen bank garansi dalam waktu 1x24 jam tanpa perlu datang ke kantor cabang.

"Ini bagian dari strategi kami mempercepat proses layanan dan meningkatkan kenyamanan pengguna. Bagi pihak yang tetap membutuhkan dokumen fisik, kami tetap fasilitasi pencetakannya," jelas Firman.

Dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional, Bank Mandiri juga menghadirkan program khusus untuk pelaku ekspor-impor di Batam. Fasilitas ini mencakup pengurangan biaya provisi hingga 50 persen untuk transaksi menggunakan mata uang asing seperti Ringgit Malaysia (MYR), Yuan Tiongkok (CNY), dan Yen Jepang (JPY).

"Kami juga menyediakan insentif berupa cashback pembayaran pajak nasional maupun daerah hingga Rp 15 juta. Ini bisa meningkatkan likuiditas pelaku usaha, sekaligus mendorong kepatuhan pajak," tambahnya.

Firman menegaskan, seluruh program ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem industri dan perdagangan di Batam. Dengan efisiensi layanan dan pengurangan beban biaya transaksi, Bank Mandiri ingin berperan aktif dalam mempercepat pertumbuhan sektor riil serta meningkatkan daya saing kawasan industri strategis ini.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit