logo batamtoday
Kamis, 30 April 2026
PKP BATAM


DAIKIN Resmi Operasikan Pabrik AC Hunian Skala Penuh Pertama di Indonesia, Siap Produksi 1,5 Juta Unit per Tahun
Jum\'at, 16-05-2025 | 14:48 WIB | Penulis: Redaksi/Alex
 
PT Daikin Industries Indonesia (DIID), anak perusahaan dari Daikin Industries, Ltd., resmi mengoperasikan pabrik AC hunian skala penuh pertama di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, Jumat (16/5/2025). (Foto: Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Cikarang - PT Daikin Industries Indonesia (DIID), anak perusahaan dari Daikin Industries, Ltd., resmi mengoperasikan pabrik AC hunian skala penuh pertama di Indonesia.

Berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, fasilitas ini ditargetkan mulai mendistribusikan produk AC produksi lokal ke pasar domestik mulai Juli 2025.

Presiden dan CEO Daikin Industries, Ltd., Masanori Togawa, menegaskan pabrik ini memiliki peran strategis dalam mendukung ekspansi bisnis perusahaan di Asia. "Indonesia adalah bagian penting dalam strategi pertumbuhan kami di kawasan ini. Lewat pabrik ini, kami ingin menghadirkan produk yang lebih cepat dan sesuai kebutuhan pasar lokal, sekaligus memperkuat posisi kami di industri pendingin udara global," ujarnya, Jumat (16/5/2025).

Pabrik ini juga selaras dengan strategi global DAIKIN yang mengutamakan pendekatan lokal dalam operasional dan pengembangan produk. Standar kualitas internasional tetap dijaga, seperti yang diterapkan di seluruh fasilitas DAIKIN di dunia.

COO Daikin Industries, Ltd., Naofumi Takenaka, menambahkan potensi pasar AC hunian di Indonesia sangat besar seiring pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. "Kami yakin produk Made in Indonesia berkualitas tinggi ini akan tumbuh seiring perkembangan pasar nasional. Selain itu, pabrik ini dirancang untuk efisiensi energi dan ramah lingkungan," jelas Takenaka.

Pabrik tersebut mengadopsi teknologi otomasi dan digitalisasi, termasuk fitur penghematan energi serta pemantauan konsumsi listrik secara real-time. DAIKIN menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Keberadaan pabrik juga berdampak positif pada aspek sosial dan ekonomi. Lebih dari 2.500 tenaga kerja lokal diserap, dan pabrik ini diproyeksikan menjadi pusat pelatihan dan pengembangan keahlian bidang sistem tata udara.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, mengapresiasi investasi DAIKIN yang dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat industri dalam negeri. "Pabrik ini berpotensi menciptakan efek ganda (multiplier effect), mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok lokal, hingga percepatan transfer teknologi," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, dalam acara seremoni malam harinya di Jakarta, menekankan pentingnya keberadaan pabrik DAIKIN dalam mengurangi ketergantungan impor AC. Pada 2024, nilai impor AC Indonesia tercatat mencapai lebih dari USD 420 juta.

"Kami mendorong DAIKIN untuk memperbesar kandungan lokal, termasuk memproduksi komponen utama seperti kompresor di dalam negeri, guna mendukung kemandirian industri nasional," kata Faisol.

Presiden Direktur PT Daikin Industries Indonesia, Khamhaeng Boonthavee, menjelaskan bahwa seluruh proses produksi pabrik ini mengacu pada standar Jepang. Kolaborasi dengan DAIKIN Jepang, Thailand, dan Malaysia memungkinkan penerapan teknologi terkini, termasuk Internet of Things (IoT).

Direktur PT DIID dan PT Daikin Airconditioning Indonesia, Budi Mulia, menambahkan pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 1,5 juta unit per tahun. Fokus produksi diarahkan pada AC berbasis inverter yang hemat energi dan ramah lingkungan.

"Melalui investasi ini, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang kemitraan, terutama bagi pelaku UMKM di Indonesia," tutup Budi.

Dengan total investasi mencapai Rp 3,3 triliun, pabrik ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan DAIKIN di Indonesia serta memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan industri nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Gokli

Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© 2026 BATAMTODAY.COM All Right Reserved
powered by: 2digit