BATAMTODAY.COM, Bintan - Tim dari Kapal Negara (KN) Kalimasadha milik Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjunguban berhasil mengevakuasi seorang kru kapal nelayan yang dikabarkan tenggelam di Perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Korban selamat bernama Mahidi, warga Nongsa, Batam, dievakuasi dalam kondisi selamat dari kapal berbendera Panama, MV Magpie SW, Minggu (11/5/2025).
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala PPLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, melalui Kepala Operasi Alfaizul, Senin (12/5/2025). Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan setelah Batam VTS menginformasikan penemuan seorang korban jatuh ke laut oleh MV Magpie SW di koordinat 01 22'758" N / 104 31'398" E.
"KN Kalimasadha yang sedang lego jangkar di perairan Pulau Putri segera bergerak menuju MV Magpie SW, setelah mendapat laporan dari Batam VTS. Sekitar pukul 21.50 WIB, workboat kami diberangkatkan dan berhasil mengevakuasi korban yang sudah berada di kapal Panama tersebut," ujar Alfaizul.
Setelah proses evakuasi dan serah terima korban selesai, Mahidi menginformasikan bahwa masih terdapat delapan orang rekan sesama kru yang berada bersamanya di atas kapal sebelum insiden tenggelam terjadi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, KN Kalimasadha langsung melakukan penyisiran di sekitar perairan Berakit. Namun, hingga operasi pencarian selesai malam itu, keberadaan delapan kru lainnya belum ditemukan. KN Kalimasadha kemudian membawa Mahidi ke Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban untuk penanganan lebih lanjut.
Keesokan harinya, kabar baik datang. Kedelapan kru lainnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat di Tanjung Berakit. Mereka langsung diamankan dan dibawa ke Pos TNI AL Lanal Bintan untuk pemeriksaan dan perlindungan lebih lanjut.
"Kami bersyukur seluruh kru akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini juga berkat koordinasi antara PPLP, pihak kapal internasional, nelayan lokal, serta TNI AL," tambah Alfaizul.
Editor: Gokli
