BATAMTODAY.COM, Batam - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik yang ramah masyarakat melalui program 'Eazy 1000 Passport'.
Program ini memungkinkan warga mengurus pembuatan maupun penggantian paspor elektronik secara mudah di Grand Batam Mall, pada akhir pekan 17-18 Mei 2025.
Inisiatif ini merupakan wujud dukungan terhadap akselerasi digitalisasi layanan publik yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta sejalan dengan Commander Wish dari Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman. Program ini mengusung semangat 'Bangkit Indonesiaku, Bangkit Layanan Imigrasiku' yang menitikberatkan pada layanan transparan dan inklusif.
Keterbatasan kuota M-Paspor dan lokasi layanan yang selama ini hanya tersedia di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan Unit Layanan Paspor Harbourbay menjadi salah satu alasan utama dihadirkannya program ini. Layanan sengaja digelar saat akhir pekan untuk mengakomodasi masyarakat yang tidak sempat mengurus paspor di hari kerja.
"Program ini adalah solusi dari keterbatasan akses layanan yang ada. Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang bekerja di hari kerja, tetap bisa mendapatkan layanan imigrasi yang maksimal," ujar Kharisma Rukmana dari Humas Imigrasi Batam, Jumat (9/5/2025).
Tak sekadar layanan administratif, Eazy 1000 Passport juga dikemas secara menarik melalui edukasi publik berupa talkshow, hiburan musik, serta pembagian doorprize kepada pengunjung. Program ini juga menonjolkan aspek inklusivitas dengan melibatkan penyandang disabilitas sebagai bagian dari tim pelayanan.
"Imigrasi terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang menjangkau seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan difabel. Ini adalah wujud nyata dari semangat inklusi yang kami usung, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden," tambah Kharisma.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada 5 Mei 2025, kuota 1.000 paspor yang disediakan hampir seluruhnya terisi dalam waktu singkat, menunjukkan bahwa inovasi layanan seperti ini memang sangat dinantikan.
Dengan pendekatan yang humanis, berbasis kebutuhan, dan memanfaatkan ruang publik strategis, program Eazy 1000 Passport diharapkan menjadi role model pelayanan publik modern di era digital.
Editor: Gokli
