BATAMTODAY.COM, Batam - Sebanyak 16 siswi Sekolah Menengan Atas Negeri
(SMAN) 8 mengalami kesurupan massal, Senin (18/11/2013) pagi, usai
mengikuti upacara bendera di sekolah.
Wadison, salah satu guru SMAN 8 Batam mengatakan, awalnya hanya seorang siswi yang tiba-tiba pingsan saat mengikuti upacara, kemudian berteriak histeris dan mengalami kesurupan.
Tak lama berselang, siswi lainnya mengalami pingsan dan kesurupan, hingga terjadi menimpa kepada 15 siswi lain. "Ada 16 siswi yang mengalami kesurupan massal di sekolah," kata Wadison.
Untuk menenangkan siswi yang kesurupan ini, pihak sekolah membawanya ke mushola sekolah dan mendatangkan ustadz untuk mengobati siswi yang kesurupan.
"Mereka sudah siuman kembali setelah kami mendatangkan pak ustadz ke sekolah, selanjutnya mereka kami antar pulang ke rumah masing-masing," terangnya.
Selain itu, setelah menggelar rapat bersama antara guru, akhirnya pihak sekolah mengambil keputusan untuk memulangkan siswa ke rumah mengantisipasi terjadinya banyak memamakan korban lagi pada jam mata pelajaran keempat.
Disinggung tentang fenomena kesurupan yang terjadi, Wadison mengaku ada kaitan dengan kegiatan ekstra kurikuler Pramuka yang melaksanakan Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) pekan lalu di daerah Tanjung Pinggir.
"Mereka yang kesurupan siswi kelas X, sebab mereka semua yang ikut dalam perkemahan kemarin," jelasnya.
Dia menduga, kejadian ini terjadi dikarenakan siswa yang melakukan perkemahan tidak membersihkan lokasi perkemahan saat pulang. "Mudah-mudahan tak terjadi lagi, sehingga aktivitas belajar mengajar tak terganggu dan cukup hari ini saja," katanya mengakhiri.
Editor: Dodo
